Berita

Data penanganan Covid-19 secara nasional per Kamis, 3 Maret 2022/RMOL

Kesehatan

Covid-19 Hari Ini Bertambah 37.259 Orang, Paling Banyak dari Jawa Barat

KAMIS, 03 MARET 2022 | 18:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Angka infeksi Covid-19 secara nasional tercatat masih tinggi pada Kamis petang (3/3).

Dalam catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, tambahan kasus positif ada 37.259 orang, sementara kasus sembuh bertambah sebanyak 42.154 orang.

Untuk total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah 4.986.391 orang atau sebanyak 88 persen dari total kasus positif Covid-19 nasional yang sudah sebanyak 5.667.355 orang.


Jika dilihat detail, provinsi penyumbang kasus positif paling banyak tersebar di 9 provinsi. Tambahan tertinggi ada di Jawa Barat sebanyak 7.645 orang. Kemudian disusul DKI Jakarta (4.669), Jawa Timur (4.135), Jawa Tengah (3.244), DIY (2.541), Banten (1.735), Sumut (1.648), Kaltim (1.629), dan NTT (1.065).

Sedangkan, 25 provinsi lainnya mencatat tambahan kasus positif pada rentang angka kenaikan di bawah 10 kasus, yakni di Maluku (38), hingga di kisaran ratusan yang tertinggi di Kalbar (942).

Satgas juga mencatat kasus meninggal nasional bertambah 232 orang. Jika dilihat totalnya, kasus meninggal kini naik menjadi 149.268 orang atau sebesar 2,6 persen dari total kasus positif.

Dilihat secara rinci, provinsi yang menyumbang angka kematian paling banyak di Jawa Tengah sebanyak 45 kasus. Sementara di urutan terbesar selanjutnya ada di Jawa Timur (44), Jawa Barat (24), DKI Jakarta dan DIY (20), dan Sumut (11).

Kemudian kasus kematian di bawah 10 kasus antara lain di Sumsel (8), Sulsel (6), Bangka Belitung (5), Riau, Banten, Kaltim, Sulut, dan Sultra (4), Jambi, NTB dan Sulteng.

Untuk kasus kematian sebanyak dua kasus ada di Aceh, Sumbar, Lampung, Kepri, Bali, dan Kalsel, serta masing-masing satu kasus di Bengkulu, NTT, Kalbar, Kalteng, dan Gorontalo.

Adapun jumlah orang yang diduga terinfeksi atau suspek tercatat ada 23.198 orang di 34 provinsi terdampak Covid-19.

Pada hari ini, jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 213.765 orang dengan spesimen yang diambil sebanyak 387.296 sampel.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya