Berita

Wakil Ketua KUHAP APA, Novel Bamukmin/Net

Politik

Laporin Menag Yaqut Ditolak Polisi, KUHAP APA dan DTN PA 212 Akan Minta Fatwa MUI

RABU, 02 MARET 2022 | 00:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Koalisi Ulama, Habaib dan Pengacara Anti Penodaan Agama (KUHAP APA) bersama dengan Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan sambangi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meminta fatwa soal dugaan penistaan atau penodaan agama oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Wakil Ketua KUHAP APA, Novel Bamukmin mengatakan, pihaknya bersama dengan Dewan  Tanfidzi Nasional (DTN) PA 212 akan menyambangi MUI pada Rabu (2/3).

Dikatakan Novel, rencana ke MUI dilakukan setelah laporannya ditolak SPKT Mabes Polri.


"Saya dan pengurus inti DTN PA 212 akan bertandang ke MUI jam 14.00 WIB," ujar Novel yang juga Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212 kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (1/3).

Kata Novel lagi, kedatangannya itu bertujuan untuk mengkomunikasikan kepada MUI terkait permasalahan penistaan agama.

"Bahkan sudah darurat penista agama. Benar (sekalian minta fatwa MUI soal dugaan penistaan agama oleh Menag Yaqut)," pungkas Novel.

KUHAP APA telah berusaha membuat laporan ke SPKT Bareskrim Mabes Polri atas pernyataan Menag Yaqut yang diduga membandingkan suara adzan dengan anjing menggonggong.

Namun demikian, laporan tersebut ditolak dengan alasan pihak pelapor harus menyertakan fatwa dari MUI yang menjelaskan bahwa pernyataan Menag Yaqut merupakan bentuk penistaan agama Islam.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya