Berita

Lokasi penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 di Sukoharjo/RMOJateng

Pertahanan

Amankan Warga Baki Sukoharjo, Densus 88 Sita Ponsel dan Laptop

SENIN, 14 FEBRUARI 2022 | 16:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Detasemen Khusus 88 Polri kembali mengamankan seorang terduga teroris, Senin (14/2). Penangkapan ini dilakukan Densus 88 terhadap seorang warga Dukuh Ngunut, Desa Bentakan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kantor Berita RMOL Jateng, terduga pelaku teroris tersebut berinisial RAB (26) diamankan di kediamannya, antara pukul 07.00-08.00 WIB.

Lalu pada pukul 10.00 WIB, dilakukan penggeledahan oleh tim Densus 88 di rumah terduga, disaksikan oleh Bayan Desa Bentakan, Sriyono.


"Iya tadi saya menyaksikan penggeledahan di rumah saudara RAB, warga asli sini, yang dibawa tim Densus laptop dan hape saja," kata Sriyono.

Sriyono mengaku tidak mengenal lebih jauh RAB secara pribadi, karena masih muda dan tertutup.

"Memang warga sini, ia tinggal di rumah orang tuanya tapi sepertinya tertutup (kepribadiannya)," imbuh Sriyono.

Dari informasi lain, RAB diketahui memiliki usaha mebel di rumahnya yang ia tempati bersama istrinya.

Sampai saat ini belum diketahui RAB tersangkut teroris dengan jaringan apa, meskipun ada yang menduga ia tersangkut jaringan Jamaah Islamiyah (JI) namun kebenarannya belum bisa dipastikan.

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan membenarkan ada penangkapan dan penggeledahan terduga teroris warga Sukoharjo.

"Iya benar, di Dukuh Ngunut, Desa Bentakan, Kecamatan Baki," katanya, saat dihubungi melalui WhatsApp.

Namun Kapolres belum bisa membeberkan yang bersangkutan masuk dalam jaringan kelompok mana.

"Belum tahu, kita hanya diminta melakukan pengamanan lokasi," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya