Berita

Selebaran spanduk di Wadas/Net

Politik

Muslim: Kalau Ganjar Pro Rakyat, Kasus Kendeng dan Wadas Tidak Akan Terjadi

MINGGU, 13 FEBRUARI 2022 | 13:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dinilai tidak cocok menjadi pemimpin nasional. Sebab, kemunculannya hanya mengulang trik dan pola Presiden Joko Widodo yang lebih pro pada investor dan pemodal.

Begitu penilaian Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi insiden yang terjadi di Jawa Tengah yang tidak pro pada rakyat. Seperti kasus di Kendeng, Rembang dan teranyar di Wadas, Purworejo.

"Kalau kepemimpinannya pro rakyat, maka kasus Kendeng dan Wadas tidak akan terjadi, dia akan lebih pro rakyat," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/2).


Namun, kata Muslim, sikap yang diperlihatkan oleh Ganjar menunjukkan lebih pro terhadap investor dan pemodal. Menurutnya, apa yang ditampilkan Ganjar mirip dengan yang selama ini diperlihatkan Jokowi.

"Dan saya kira tidak cocok jadi pemimpin nasional. Karena dia akan ulangi trik dan pola Jokowi yang gagal karena lebih pro pemodal dan investor dibanding pro rakyat dan demi raih dukung," kata Muslim.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya