Berita

Selebaran spanduk di Wadas/Net

Politik

Muslim: Kalau Ganjar Pro Rakyat, Kasus Kendeng dan Wadas Tidak Akan Terjadi

MINGGU, 13 FEBRUARI 2022 | 13:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dinilai tidak cocok menjadi pemimpin nasional. Sebab, kemunculannya hanya mengulang trik dan pola Presiden Joko Widodo yang lebih pro pada investor dan pemodal.

Begitu penilaian Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi insiden yang terjadi di Jawa Tengah yang tidak pro pada rakyat. Seperti kasus di Kendeng, Rembang dan teranyar di Wadas, Purworejo.

"Kalau kepemimpinannya pro rakyat, maka kasus Kendeng dan Wadas tidak akan terjadi, dia akan lebih pro rakyat," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/2).


Namun, kata Muslim, sikap yang diperlihatkan oleh Ganjar menunjukkan lebih pro terhadap investor dan pemodal. Menurutnya, apa yang ditampilkan Ganjar mirip dengan yang selama ini diperlihatkan Jokowi.

"Dan saya kira tidak cocok jadi pemimpin nasional. Karena dia akan ulangi trik dan pola Jokowi yang gagal karena lebih pro pemodal dan investor dibanding pro rakyat dan demi raih dukung," kata Muslim.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya