Berita

Rizal Ramli dalam acara Komite Khittah NU (KKNU) 1926 bertajuk Kajian Pakar dan Pernyataan Sikap KKNU 926 Tentang IKN/Repro

Politik

Rizal Ramli Terpilih Presiden 2024, IKN Dipastikan Batal karena Dinilai Proyek "Ngada-Ngada"

SABTU, 05 FEBRUARI 2022 | 00:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Proyek Ibu Kota Negara (IKN) dinilai sebuah proyek yang mengada-ngada karena berbagai macam masalah yang ditimbulkannya setelah UU IKN disahkan DPR RI bersama pemerintah.

Oleh karena itu, proyek IKN yang dari segi anggaran dinilai bermasalah dan dari sisi formil juga bermasalah sedianya bisa disudahi.

Hal itu disampaikan Begawan Ekonomi Dr Rizal Ramli dalam acara Komite Khittah NU (KKNU) 1926 bertajuk Kajian Pakar dan Pernyataan Sikap KKNU 926 Tentang IKN pada Jumat malam (4/2).


"Tahap pertama IKN ini kan anggarannya hampir Rp 600 triliun. Nah bayangkan itu," kata RR, sapaan akrab Rizal Ramli.  

RR mengungkapkan, Pemindahan IKN juga dinilai sebagai sebuah upaya yang terkesan memaksakan karena tidak menyesuaikan kondisi keuangan negara yang carut marut akibat tergempur Covid-19.

"Jadi itu  cuma mau meroyek doang," ungkapnya.

"Mumpung masih 2 tahun lagi ada duit Rp 600 Triliun di sektor itu pengalaman di Indonesia, minimum 20 persen, Rp 120 Triliun bahkan mark-upnya lebih kadang-kadang di banyak proyek yang dibangun infrastruktur ini bisa 30 persen. Jadi, 2 tahun ada uang bancakan Rp120 Triliun, jadi mau ada manfaat mau kagak penting mau gak ditinggali (IKN ini) kemudian, ya mereka tidak peduli. Apalagi dari segi Hankam," sambungnya.

Belum lagi, Ibukota itu sejatinya mesti ada sistem yang baik, entah itu secara elektronik persenjataan dengan defense system yang canggih, harusnya dipikirkan oleh pemerintah. Jika tidak dipikirkan maka publik akan menduga berbagai kemungkinan.

"Jangan-jangan negara lain yang duduki dengan cepat. Jadi, saya ya mohon maaf, ini proyek ngada-ngada, diadakan supaya dapet proyek," cetusnya.

Namun begitu, Menko Ekuin era Presiden Gus Dur ini menuturkan, bahwa masyarakat tidak perlu risau jika pemerintah dan kronik-kroniknya memiliki tujuan tertentu. Sebab, masyarakat sipil sudah menggugah UU IKN ke Mahkamah Konstitusi (MK).  

"Tapi bapak/ibu tidak usah khawatir, sebagian temen-temen sudah ajukan JR," ujarnya.

Oleh karena itu, RR juga menegaskan apabila dirinya terpilih sebagai presiden pada Pemilu 2024 maka UU IKN dan rencana pemindahan Ibukota yang sangat memaksakan dan belum mendapatkan restu dari mayoritas rakyat itu, akan membatalkan upaya yang disebut-sebut sebagai keserakahan kekuasaan itu.

"Tapi kalau tidak  pun ini kan cuma 2 tahun lagi, nanti Presidennya yang baru insya Allah Rizal Ramli, kita batalin proyek ngada-ngada ini," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya