Berita

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, dinilai tengah berada dalam tekanan setelah tidak menghadiri pengukuhan PBNU/Net

Politik

Buntut Absen di Pengukuhan PBNU, Cak Imin Terancam Dikudeta dari PKB

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 09:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Posisi Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terancam dikudeta. Menyusul putusannya tidak hadir di acara pengukuhan PBNU masa khidmat 2022-2027 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin kemarin (31/1).

Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, jika tidak hati-hati, posisi Cak Imin semakin terancam dari PKB. Sebab, sebagian besar pemilih dan kepengurusan PKB dari tingkat pusat dan daerah berasal dari NU.

"Sehingga dengan sangat mudah kalau ada keinginan untuk melakukan kudeta terhadap posisi Cak Imin saat ini," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (3/2).


Selain itu, lanjut Saiful, jika melihat sejarah di PKB sendiri, terdapat faksi-faksi yang tidak mungkin dihindari.

"Contoh misalnya, kekuatan atau gerbong Gus Dur yang hingga sampai saat ini masih terpental dari PKB. Saya kira kalau kekuatan tersebut kembali bermunculan, maka bisa jadi kekuatan itu yang dapat diakselerasikan untuk mendongkel posisi Cak Imin dari PKB," papar Saiful.

Untuk itu, Saiful menyarankan agar Cak Imin harus sadar bahwa posisinya saat ini sangat rentan.

"Selain itu luka lama bisa jadi kembali bersemi, di mana ada sebagian orang yang memang tidak mengharapkan adanya kepemimpinan Cak Imin dalam PKB," pungkas Saiful.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya