Berita

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi/Net

Kesehatan

Ini Indikator yang Dipakai Kemenkes untuk Tetapkan Gelombang Ketiga Covid-19

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 10:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peningkatan kasus positif Covid-19 bukanlah satu-satunya tolok ukur pemerintah untuk menetapkan Indonesia telah atau belum memasuki gelombang ketiga Covid-19 pada awal 2022 ini.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi menerangkan, pihaknya memiliki indikator lain untuk menentukan gelombang penularan Covid-19.

"Ada yang disebut kurva epidemi," ujar Siti kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (2/2).


Siti menjelaskan, kenaikan kasus positif Covid-19 harian yang hingga Selasa kemarin (1/2) sudah mencapai 16.021 tak bisa disebut sebagai satu indikator baku.

Sebab, menurutnya, untuk menentukan suatu kondisi penyebaran Covid-19 pemerintah mesti berpatokan pada kurva epidemi yang di dalamnya termaktub sejumlah hal.

"Jadi ada beberapa ukuran (di dalam kurva epidemi), seperti berapa kasus yang bertambah, waktu atau durasi (peningkatan), dan kelipatannya," papar Siti.

Maka dari itu, Jurubicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes ini menegaskan, hingga hari ini Indonesia belum ditetapkan masuk gelombang ketiga.

"Saat ini kita siap-siap menghadapi potensi ancaman gelombang ketiga, karena kasus bertambah," demikian Siti.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya