Berita

Kegiatan vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Daerah Istimewa Yogyakarta/Ist

Nusantara

Target Selesai Januari, Binda DIY Akselerasi Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

RABU, 19 JANUARI 2022 | 14:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menggelar vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Kali ini, vaksinasi dilakukan serentak di empat lokasi.

Empat titik lokasi vaksinasi adalah SD Al Muhajidin Wonosari, SDN Bendungan 4 Wates, Museum Monumen Pangeran Diponegoro Sasana Wiratama, dan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Perwakilan Binda DIY Gunungkidul, Eko Susilo mengatakan, pihaknya memasang target vaksinasi anak dapat selesai di akhir Januari.


"Vaksinasi lanjutan juga harus dimulai. Sementara sisa tanggungan lama dan vaksinasi booster juga harus tetap jalan. Jadi memang harus diakselerasi," ujar Eko Susilo dalam keterangannya, Rabu (19/1).

Eko menjelaskan, sejauh ini capaian vaksin sudah sesuai dengan perencanaan. Menurutnya, Binda DIY sekarang fokus menyelesaikan vaksinasi tanggungan lama dan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Sebagai percepatan, lanjutnya, akan dilakukan akselerasi dan kolaborasi. Dia berharap, target vaksinasi bisa tercapai sebelum diberlakukannya pembelajaran tatap muka (PTM) untuk anak sekolah.

“Vaksinasi anak menjadi syarat utama PTM penuh, sehingga dalam sisa dua minggu ke depan, kami akan akselerasikan di beberapa tempat," katanya.

Eko juga mengimbau kepada masyarakat untuk mendatangi sentra vaksin yang telah disediakan.

"Tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat di manapun berada guna mencegah penularan virus Covid-19 di sekitar kita," pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya