Berita

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, dr. Hairul Arifin/RMOLBengkulu

Nusantara

Kasus Omicron di Kota Bengkulu Masih Nihil, Masyarakat Tetap Diminta Waspada

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 03:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus omicron di Kota Bengkulu saat ini masih terpantau nihil. Satu kasus Covid-19 terbaru di wilayah tersebut dipastikan bukan terpapar varian Omicron.

Beberapa waktu lalu publik dikejutkan dengan pemberitaan yang menyebutkan bahwa salah satu pasien positif Covid-19 berjenis kelamin perempuan berusia (13) warga Kota Bengkulu diduga terpapar omicron.

Hal tersebut dibantah oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota, dr. Hairul Arifin. Ia menegaskan jika sampel yang dikirimkan ke Kementerian Kesehatan beberapa waktu menunjukkan hasil negatif Omicron.


"Saat ini kasus Omicron di Kota Bengkulu masih belum ada. Kasus kemarin sudah kita kirim ke Jakarta, hasilnya tidak ditemukan indikasi Omicron," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLBengkulu, Senin (17/1).

Kendati demikian, dirinya tetap meminta agar masyarakat tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan agar terhindar dari bahaya covid-19 varian Omicron yang saat ini tengah melanda berbagai negara di dunia.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu sebelumnya menemukan adanya dugaan kasus Omicron di Bengkulu. Ada satu pasien perempuan usia 13 tahun positif Covid-19 yang diduga jenis Omicron. Kasus itu, terjadi pada 11 Januari 2022.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P20) Dinkes Kota Bengkulu, Nelli Hartati mengatakan, sebelum dinyatakan positif, korban mengalami demam tinggi serta mengeluh sulit bernapas. Kemudian, saat melakukan tes PCR diketahui bahwa pasien positif Covid-19.

Berdasarkan informasi, penularan tersebut berasal dari anggota keluarga dari Jakarta yang datang ke Bengkulu.

“Tak berselang lama anak tersebut demam, dan mengeluhkan sesak napas dan pasien tidak memiliki riwayat positif Covid-19,” jelasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya