Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Survei Terbaru, Mayoritas Publik Ingin Airlangga jadi Presiden 2024

SENIN, 17 JANUARI 2022 | 18:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mayoritas publik menginginkan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024. Nama Menko Perekonomian itu menempati urutan pertama sebagai calon presiden paling diinginkan publik.

Hal itu terpotret dalam rilis survei Laboratorium Suara Indonesia (LSI) bertajuk "Hasil Pemetaan Kondisi Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, dan Hankam Setelah Dua Tahun Pandemik Covid 19 melanda Indonesia".

"Ketika 1850 responden ditanyakan secara langsung nama yang akan dipilih sebagai presiden jika pilpres digelar di saat survei dilakukan, maka nama Airlangga Hartarto menjadi nama yang paling banyak diinginkan dan dipilih dengan tingkat elektabilitas 19,2 persen," Direktur Eksekutif LSI, Albertus Dino dalam keterangannya, Senin (17/1).


Sementara itu, pada urutan kedua ada nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dengan tingkat elektabilitas 14,3 persen. Lalu, pada urutan ketiga ada nama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto 11,7 persen.

Disusul KSAD Jenderal Dudung Abdurachman 6,2 persen, Menkeu Sri Mulyani 4,1 persen, dan Komisaris Utama (Komut) Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan elektabilitas 3,7 persen.

Urutan berikutnya ada Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 3,6 persen dan Gubenur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meraih 3,5 persen. Lalu, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 3,2 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 3,1 persen.

Selanjutnya, ada nama Ketua DPR RI Puan Maharani 2,7 persen dan Mensos Tri Rismaharini 2,4 persen lalu Meneg BUMN Erick Thohir 1,4 persen.

"Kemudian Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 1,4 persen dan Menko Polhukam Mahfud MD 1,1 persen. Lalu, yang tidak memilih sebanyak 18,4 persen," demikian Albertus.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1850 responden dari 34 Provinsi.

Survei yang digelar pada medio 29 Desember 2021 hingga 13 Januari 2022 ini memiliki margin of error 2,3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya