Berita

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas/Net

Politik

Menag Yaqut: Kepastian Ada Tidaknya Ibadah Haji Tergantung Pemerintah Arab Saudi

SENIN, 17 JANUARI 2022 | 12:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada atau tidaknya penyelenggaran ibadah haji tahun ini belum dapat dipastikan. Ini sebagaimana telah disampaikan pada Rapat Kerja (Raker) sebelumnya, bahwa semua tergantung keputusan Arab Saudi.

Demikian disampaikan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut dalam Raker bersama Komisi VIII DPR RI, terkait persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji 1443 H, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/1).

"Kepastian tentang ada atau tidaknya penyelenggaraan haji pada tahun 1443H/2022M tahun ini, sebagaimana tahun-tahun yang lalu sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah Arab Saudi," kata Gus Yaqut.


Namun begitu, Gus Yaqut menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Arab Saudi mengenai kepastian penyelenggaran ibadah haji pada tahun 1443H/2022H.

Adapun mengenai kuota ibadah haji tahun ini, pemerintah masih melakukan tahapan persiapan, salah satunya dengan MoU tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji dengan Arab Saudi.

“Kami telah dan terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi. Namun mereka menyampaikan bahwa belum dapat melakukan pembicaraan terkait penyelenggaran ibadah haji. Bukan hanya kepada Indonesia, melainkan juga negara lain yang menyelenggarakan misi haji,” tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya