Berita

Dosen Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun melaporkan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep/RMOL

Politik

Laporkan Anak Jokowi, Ubedilah Badrun: Saya Menjalankan Spirit dan Amanat Reformasi

SABTU, 15 JANUARI 2022 | 11:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Laporan atas dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh dua putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming adalah amanat reformasi.

Demikian disampaikan dosen UNJ yang juga aktivis 98, Ubedilah Badrun terkait laporannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan terlapor Kaesang dan Gibran.

Disampaikan Ubedilah, laporan tersebut juga sebagai iktikad baik demi kepentingan nasional, yakni agar penyelenggaraan pemerintahan bersih dan bebas dari KKN sebagaiman diperintahkan oleh Tap MPR XI/1998.


"Saya menjalankan itu sesuai spirit reformasi 1998. Kebetulan saya adalah aktivis 1998 terpanggil untuk bertanggung jawab secara moral memilih langkah hukum ini," kata Ubedilah dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/1).

Ideolog Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ) 1998 ini juga menegaskan, langkahnya tersebut dijamin oleh UU 31/2014 tentang perlindungan saksi dan korban.

Bahwa sebagai pelapor, ia dilindungi dan tidak dapat dituntut secara hukum baik pidana maupun perdata.

"Saya akan terus melangkah melalui cara yang baik ini demi masa depan pemerintahan yang lebih baik," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya