Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat meraih gelar kebangsawanan dari Kesultanan Gunung Tabur/Net

Politik

LaNyalla Dapat Gelar Raden Mas Satria dari Kesultanan Gunung Tabur

JUMAT, 14 JANUARI 2022 | 21:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sebuah gelar kehormatan didapat Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dari Kesultanan Gunung Tabur, Berau, Kalimantan Timur.

Pada Jumat (14/1), LaNyalla diterima sebagai salah satu bangsawan yang ditandai dengan pemberian gelar Raden Mas Satria untuk LaNyalla di Museum Gunung Tabur. Prosesi pemberian gelar dilakukan dengan penyematan pin kesultanan, pemakaian kopiah, dan penyerahan plakat.

"Gelar kebangsawanan itu bisa ditambah di belakang atau di depan nama keturunannya yang sah dan berlanjut sampai keturunan selanjutnya," kata Sultan Gunung Tabur, Paduka Yang Mulia H Adjie Raden Muhammad Bachrul Hadie.


Menurut Sultan Gunung Tabur, sosok LaNyalla mengingatkan pada orang tuanya, yakni Sultan Aji Raden Muhammad Ayub, yang merupakan Bupati Berau pertama.

"Kebetulan orang tua saya pernah menjadi anggota MPR utusan Daerah Kalimantan Timur. Di mana utusan daerah ini yang kemudian sekarang menjadi DPD RI," ucap dia.

Menadapat penghargaan itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyatakan siap memperjuangkan aspirasi dan amanat para raja dan sultan nusantara.

Dia juga ingin pemerintah terlibat secara aktif dalam revitalisasi kerajaan dan kesultanan nusantara.

“Kemudian keterlibatan kementerian dan lembaga dalam penguatan budaya nusantara. Juga mendorong pemerintah daerah yang seharusnya mengajak kerajaan dan kesultanan nusantara dalam pembangunan daerah," katanya.

Wakil Bupati Berau Gamalis dalam sambutannya mengatakan kehadiran Ketua DPD RI merupakan kehormatan bagi masyarakat Berau.

Dia berterima kasih Ketua DPD RI dan anggota DPD RI yang sudi mendengar aspirasi dan melihat kehidupan mereka yang berada di ujung utara Provinsi Kaltim.

“Kami berharap rombongan DPD RI mengenal dan melihat lebih jauh potensi yang ada di sini,"  kata Wakil Bupati Berau.

Ketua DPD RI hadir bersama 3 Senator Kalimantan Timur yakni Aji Mirni Mawarni, Nanang Sulaiman, Zainal Arifin, senator asal Aceh Fachrul Razi, Bustami Zainudin (Lampung), Evi Apita Maya (NTB), Hasan Basri (Kalimantan Utara), Djafar Alkatiri (Sulawesi Utara), Andi Muh. Ihsan (Sulawesi Selatan), Matheus Stefi Pasimanjeku (Maluku Utara) dan Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifudin.

Hadir juga Sultan Raja Muda Perkasa Datu Amir dari Kesultanan Sambaliung, Pemangku Sultan Bulungan Datuk Abdul Hamid, Wakil Bupati Berau Gamalis, Ketua DPRD Berau Madri Pani, Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono, Dandim Berau Letkol Fardin Wardana dan jajaran Forkopimda Kabupaten Berau, Sekjen MAKN Yani WS Koeswodidjoyo dan Ketua Tim Pokja Kerajaan Nusantara Yurisman Star.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya