Berita

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bandung Rosye Arosdiani/RMOLJabar

Nusantara

Pulang dari Luar Negeri, Dua Warga Bandung Harus Jalani Tes Genome

JUMAT, 14 JANUARI 2022 | 19:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dua warga Kota Bandung, Jawa Barat, harus menjalani tes Genome Sequencing di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) untuk memastikan tidak terpapar varian Omicron.

Keduanya punya riwayat perjalanan luar negeri. Sehingga, perlu tes khusus untuk memastikan tidak ada paparan virus corona varian Omicron.

"Saat ini kita sudah mengirimkan itu dua (orang) yang kita menunggu tes genome," kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bandung Rosye Arosdiani dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (14/1).


Rosye mengatakan, dia masih menunggu hasil tes genome yang dilakukan terhadap dua orang tersebut. Selain memiliki riwayat bepergian ke luar negeri, kata dia, dua orang tersebut dites genome karena memiliki CT yang rendah.

"Kalau di kita sendiri ada beberapa kriteria itu seperti CT yang rendah, itu kita juga lakukan (tes genome)" katanya.

Sebelumnya, di wilayah yang berdekatan dengan Kota Bandung yakni Kabupaten Bandung, ada empat orang yang terkonfirmasi positif terinfeksi Omicron.

Empat orang itu merupakan satu anggota keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anaknya. Sang ayah memiliki riwayat bepergian ke luar negeri yakni Negara Guinea.

Adapun Genome sequencing Covid 19 adalah salah satu prosedur laboratorium untuk menentukan urutan basa yang terdapat pada organisme. Tes genome sequencing Covid 19 merupakan upaya melihat urutan kode genetik.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya