Berita

Perkembangan Covid-19 terkini/RMOL

Kesehatan

Kasus Positif Naik 850 Orang, Paling Banyak Tersebar di DKI dan Jabar

JUMAT, 14 JANUARI 2022 | 17:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus positif Covid-19 pada Jumat petang (14/1) menanjak lagi, lebih tinggi dari kasus sembuh.

Dalam catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, kasus positif secara nasional hari ini bertambah sebanyak 850 orang, sementara kasus sembuh bertambah sebanyak 353 orang.

Jika dilihat detail, provinsi yang menyumbang tambahan kasus positif paling banyak tersebar di dua provinsi, yaitu di DKI Jakarta sebanyak 554 orang dan Jawa Barat sebanyak 104 orang.


Sementara provinsi lain yang mengalami pertambahan di bawah 100 ada di Banten sebanyak 88 orang, dan Jawa Timur 21 orang.

Untuk sisanya tersebar di 20 provinsi dengan rentang angka kenaikan kasus konfirmasi positif mulai dari satu orang hingga 10 orang.

Adapun provinsi yang tak mencatat tambahan kasus positif Covid-19 alias nol kasus ada di 10 provinsi yang di antaranya Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara.

Namun secara total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah sebanyak 4.117.700 orang atau sebanyak 96,5 persen dari total kasus positif positif Covid-19 nasional sebanyak 4.269.740 orang.

Untuk kasus meninggal nasional hari ini bertambah sebanyak delapan orang. Jika dilihat totalnya, kasus meninggal kini naik menjadi 144.163 orang atau sebesar 3,4 persen dari total kasus positif.

Dilihat secara rinci, provinsi yang menyumbang angka kematian paling banyak adalah Jawa Barat dan Banten sejumlah dua kasus. Sisanya tersebar di DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan NTT dengan masing-masing satu orang.

Sementara itu, untuk kasus aktif hari ini tercatat naik sebanyak 489 orang. Jika dilihat secara total, angkanya kini menjadi 7.877 orang atau sebanyak 0,1 persen dari total kasus positif.

Adapun untuk jumlah orang  yang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 5.383 orang suspek tersebar di 34 provinsi yang terdampak Covid-19.

Pada hari ini, jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 198.375 orang dengan spesimen yang diambil sebanyak 280.563 sampel.

Untuk akumulasi pemeriksaan yang dilakukan di 1.168 laboratorium jejaring Satgas sejak April hingga hari ini, jumlahnya mencapai 45.155.645 orang dengan jumlah spesimen yang diambil mencapai 66.895.574 sampel.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya