Berita

Ilustrasi KPK/Net

Hukum

Bupati PPU Abudul Gafur Mas'ud Dikabarkan Ditangkap saat Hendak ke Kantor DPP Demokrat, Ini Kata KPK

JUMAT, 14 JANUARI 2022 | 01:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim), Abdul Gafur Mas'ud dikabarkan ditangkap tim operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat hendak ke Kantor DPP Partai Demokrat.

Menanggapi pertanyaan atas kabar tersebut, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengaku belum mengetahui tujuan para pihak yang diamankan dalam OTT di Jakarta pada Rabu malam (12/1).

"Apakah di OTT sebelum yang bersangkutan berangkat ke Partai Demokrat, nah ini saya juga kurang tahu, apakah tujuannya mau ke sana, kita juga kurang tahu," ujar Alex kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav, 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis malam (13/1).


Namun demikian kata Alex, informasi nantinya akan didalami kepada saksi-saksi maupun para tersangka.

"Nanti itu juga akan dikembangkan. Banyak informsai yang diterima atau ditanyakan sebetulnya ini nanti akan menjadi bahan dalam proses penyidikan," pungkas Alex.

Dalam kronologi OTT, pada Selasa (11/1), bertempat di salah satu Cafe di Kota Balikpapan dan di daerah sekitar Pelabuhan Semayang, Balikpapan, di mana diduga atas perintah Bupati Abdul Gafur melalui Nis Puhadi (NP) alias Ipuh sebagai salah satu orang kepercayaannya melakukan pengumpulan sejumlah uang dari beberapa kontraktor melalui Muliadi (MI) selaku Plt Sekda Kabupaten PPU, Jusman (JM) selaku Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten PPU, dan staf di Dinas PUPR Kabupaten PPU.

Adapun uang dalam bentuk tunai yang terkumpul sejumlah sekitar Rp 950 juta. Selanjutnya setelah uang terkumpul, Ipuh kemudian melaporkan kepada Bupati Abdul Gafur bahwa uang siap untuk diserahkan kepada Bupati Abdul Gafur.

Bupati Abdul Gafur lalu memerintahkan Ipuh agar uang dengan jumlah Rp 950 juta dibawa ke Jakarta.

Kemudian setibanya di Jakarta, Ipuh dijemput Rizky (RK) selaku orang kepercayaan Abdul Gafur dan mendatangi rumah kediaman Bupati Abdul Gafur di wilayah Jakarta Barat untuk menyerahkan uang yang dibawanya tersebut.

Tidak lama kemudian, Bupati Abdul Gafur mengajak Ipuh dan Nur Afifah Balqis (NAB) selaku Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan untuk bersama-sama mengikuti agenda Bupati Abdul Gafur di Jakarta yang setelahnya bersama-sama pergi ke salah satu mall di wilayah Jakarta Selatan dengan membawa uang sejumlah Rp 950 juta tersebut.

Atas perintah Bupati Abdul Gafur, Nur Afifah kemudian menambahkan uang sejumlah Rp 50 juta dari uang yang ada di rekening bank miliknya. Sehingga uang terkumpul sejumlah Rp 1 miliar dan dimasukkan ke dalam tas koper yang sudah disiapkan Nur Afifah.

Ketika Bupati Abdul Gafur, Ipuh dan Nur Afifah keluar dari Lobby Mall, tim KPK seketika itu langsung mengamankan Bupati Abdul Gafur, Ipuh dan Nur Afifah dan pihak lainnya beserta uang tunai sejumlah Rp 1 miliar.

Bersamaan dengan itu, tim KPK juga turut mengamankan beberapa pihak di Jakarta. Yaitu, Muliadi, Welly (WL) selaku istri Muliadi dan Achmad Zuhdi (AZ) alias Yudi selaku swasta.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya