Berita

Ilustrasi bendera partai politik/Net

Politik

Hasil Survei Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Berpandangan Negatif ke Parpol dan Politisi

RABU, 12 JANUARI 2022 | 19:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mayoritas masyarakat cenderung berpandangan negatif terhadap institusi parpol dan para politisi.

Hal itu terpotret dalam rilis survei Timur Barat Research Center (TBRC) terkait "Dinamika Persepsi & Pilihan Masyarakat Terhadap Parpol Dan Tokoh Tokoh Bakal Capres 2024 Pasca Dua Tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo".

"Karena para politisilah yang mengisi lembaga DPR RI, persepsi terhadap DPR RI pun secara konsisten cenderung negatif," kata Direktur Eksekutif Timur Barat Research Center (TBRC) Yohanes Romeo saat memapah hasil surveinya pada Rabu (12/1).


Menurut Yohanes, pendapat mayoritas masyarakat itu lantaran tingkat kepercayaan terhadap parpol dan DPR hanya berada di kisaran 51,7 persen.

"Ini angka terendah dibandingkan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden sebesar 92,7 persen, KPK 60,2 persen, Polri 86,2 persen dan TNI 88,7 persen," tandasnya.

Survei TBRC digelar pada medio 24 Desember 2021 hingga 8 Januari 2022 dengan menggunakan metodologi Multi Stage Random Sampling dari 1.820 responden. Survei dilakukan dengan cara wawancara telepon seluler dan WhatsApp Video Call di 34 Ibukota Provinsi di Indonesia dengan margin of error sebesar +/- 2.3 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya