Berita

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo dalam satu kesempatan/Net

Politik

Seandainya Jokowi Maju Pilpres 2024, Belum Tentu Menang Lawan SBY

RABU, 12 JANUARI 2022 | 16:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang tidak boleh maju lagi sebagai capres pada Pilpres 2024, tetapi masih bisa untuk maju sebagai Cawapres bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai capresnya.

Kondisi ini juga selaras dengan gerakan Jokpro (Jokowi-Prabowo) yang sempat dikampanyekan  Direktur Eksekutif Indobarometer M. Qodari.

Jika demikian, Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai bahwa Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa saja maju sebagai Cawapres.


Apabila Jokowi dan SBY sama-sama maju pada Pilpres 2024 nanti maka Jokowi belum tentu bisa menang lawan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu.

"(Jokowi) belum tentu bisa menang," ujar Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu (12/1).

Namun demikian, Ujang juga menyebut Jokowi bisa saja menggunakan kekuatannya untuk bertarung melawan SBY pada Pilpres 2024, mengingat Jokowi adalah incumbent. 

"Karena ketika Pilpres dilaksanakan dia masih jadi Presiden. Masih punya kuasa dan sumber daya tuk menang," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya