Berita

Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Meneg BUMN Erick Thohit/Net

Politik

Gandeng Jaksa Agung, Erick Thohir Komitmen Bersihkan Oknum Nakal di Tubuh BUMN

RABU, 12 JANUARI 2022 | 14:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah tegas dan berani diambil Menteri BUMN Erick Thohir karena melaporkan langsung dugaan praktik korupsi di PT Garuda Indonesia ke Kejaksaan Agung.

Laporan dugaan tindak pidana korupsi itu diserahkan langsung oleh Erick Thohir kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin di kantor Kejagung di kawasan, Bulungan, Jakarta Selatan, pada Selasa kemarin (11/1).

Dalam laporan tersebut, Erick Thohir mengucapkan terimakasih atas kerjasama antara Kementerian BUMN dan Kejagung dalam rangka membersihkan BUMN dari praktik korupsi.


“Kami Kementerian BUMN mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya karena sinkronisasi yang kita lakukan sejak awal kami sangat merasakan manfaatnya,” kata Erick Thohir, Rabu (12/1).

Menurut Erick, PT Garuda Indonesia saat ini dalam proses restrukturisasi hingga langkah bersih-bersih sangat perlu dilakukan. Tentu, dengan data-data yang valid memudahkan Kejagung untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat.

“Karena tidak mungkin transformasi BUMN itu tidak didukung oleh Kejaksaan Agung, apalagi dengan konsep daripada program bersih-bersih BUMN. Garuda ini sedang tahap daripada restrukturisasi, tetapi yang kita sudah ketahui juga secara data-data valid,” ucapnya.

Ditambahkan Erick, proses pengadaan pesawat terbang atau pembelian ATR 72-600 sangat jelas indikasi korupsinya. Hal ini terlihat dari perbedaan merek, serta data investigasi yang dilakukan menguatkan laporan tersebut.

“Memang dalam proses pengadaan pesawat terbangnya, leasingnya itu ada indikasi korupsi, dengan merek yang beda-beda. Tentu juga kami serahkan bukti-bukti hasil investigasi. Jadi bukan tuduhan, karena kita sudah bukan eranya saling menuduh, tetapi musti ada fakta yang diberikan,” tuturnya.

Orang nomor satu di Kementerian BUMN ini mengakui, selama ini pihak Kejaksaan sudah membantu Kementerian BUMN. Dan kini saatnya dua lembaga negara ini bersama-sama untuk membersihkan oknum-oknum nakal di tubuh BUMN, agar Kementerian BUMN kembali sehat.

“Dan saya terus terang, Jaksa Agung dan seluruh jajaran, saya mengucapkan terimakasih dari pihak Kejaksaan Agung terus mendampingi kami, dan saya rasa sudah saatnya memang oknum-oknum yang ada di BUMN harus dibersihkan, dan inilah tujuan utama kita untuk menyehatkan BUMN tersebut,” katanya.

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin membenarkan adanya laporan tindak korupsi di tubuh PT Garuda Indonesia, yakni pembelian pesawat STR 72-600. Laporan tindak korupsi ini juga akan ditindaklanjuti oleh Kejagung.

“Hari ini yang menjadi permasalahannya soal Garuda Indonesia yang tadi dibicarakan, yang pertama restrukturisasi Garuda Indonesia, kedua laporan Garuda, pembelian ATR 72-600,” kata Jaksa Agung.

Jaksa Agung juga memastikan akan membantu Erick Thohir untuk membersihkan oknum-oknum nakal dari tubuh BUMN dan negara.

“Dalam rangka mendukung Kementerian BUMN bersih-bersih, dan tentunya di bahwa kepemimpinan Erick Thohir kita akan lakukan dan Kejaksaan akan dukung terus,” katanya lagi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya