Berita

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K. Harman/Net

Politik

Benny Harman: Jika Benar Jokowi Tidak Minat, Berarti Tekanan 3 Periode Datang dari Cukong Politik

RABU, 12 JANUARI 2022 | 10:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana penambahan masa jabatan presiden kembali muncul. Ini lantaran beberapa waktu lalu Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengurai tentang pandangan pengusaha yang ingin Pilpres 2024 diundur.

Di satu sisi, Presiden Joko Widodo sudah tegas menyatakan tidak minat untuk kembali menjadi presiden untuk 3 periode.

Atas dasar tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K. Harman mengajak masyarakat Indonesia untuk mengawal komitmen Presiden Joko Widodo tersebut.


“Kita kawal Bapak Jokowi tolak 3 periode,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Rabu (12/1).

Menurutnya, jika Presiden Jokowi memang tidak berminat untuk jadi presiden lagi, maka bisa disimpulkan bahwa dorongan itu datang dari para pengusaha yang telah menjelma menjadi cukong politik.

Di mana mereka saat ini sudah berada di zona nyaman dan khawatit kehilangan momentum mengeruk untung.

“Jika benar tidak berminat, tekanan opini 3 periode untuk Bapak Jokowi itu ditengarai datang dari pengusaha-pengusaha yang jadi cukong politik dan tidak ingin kehilangan momentum untuk terus menumpuk kuasa dan harta,” tutupnya.

Deputi V Kantor Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani telah menegaskan pemilu tetap dilakukan 5 tahun sekali sesuai amanat UUD 1945.

Jaleswari juga memastikan Presiden Jokowi telah menegaskan bahwa tidak berminat menjadi presiden tiga periode. Presiden patuh pada konstitusi, khususnya Pasal 7 UUD 1945.

“Presiden berharap ketentuan tersebut harus dijaga bersama-sama," ujarnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya