Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/Net

Nusantara

Cak Imin Sesalkan Aksi Pria Tendang Sesajen di Gunung Semeru

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 21:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menyesalkan tindakan seorang pria di kawasan Semeru, Lumajang, Jawa Timur yang menendang sesajen karena dianggap menyimpang dari syariat Islam.

Cak Imin mengatakan Indonesia merupakan negara yang heterogen atau plural yang memiliki beragam budaya, suku, agama berbeda-beda.

”Kita harus bisa saling menghormati perbedaan yang ada. Kita tidak bisa memaksakan semua orang memiliki keyakinan yang sama. Justru Islam itu harus bisa menjadi rahmat bagi semua,” ujar Cak Imin kepada wartawan, Senin (10/1).


Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mencontohkan ketika Wali Songo melakukan dakwah penyebaran agama Islam, pendekatan yang dilakukan bukan dengan kekerasan atau menghancurkan budaya atau adat istiadat serta tradisi masyarakat di Indonesia. Justru, Wali Songo berdakwah dengan cara melebur pada budaya Jawa kala itu, seperti yang dilakukan Sunan Kalijogo yang justru sukses melakukan syiar Islam.

”Justru kekuatan bangsa ini adalah kemampuan masyarakat kita untuk hidup dalam keberagaman. Satu sama lain bisa saling menghormati. Ini keunggulan bangsa kita, bisa bersatu dalam perbedaan yang ada. Kalau ada satu keyakinan yang tidak sama dengan kita lantas dengan semau sendiri menendang, membuangnya, itu tidak bisa menghargai pluralisme, dan itu melanggar konstitusi kita,” katanya.

Dikatakan Gus Muhaimin, di beberapa tempat di Indonesia, tradisi sesajen memang dilakukan sebagian masyarakat sesuai dengan keyakinannya. Hal itu merupakan kekayakan tradisi bangsa yang memang bukan hanya diisi satu sukun atau agama saja, tapi berbagai agama dan keyakinan.

”Jangan memaksakan diri orang lain harus memiliki keyakinan yang sama dengan kita. Kalau alasannya berdakwah, lakukan dengan pendekatan nyang sejuk, bukan dengan menonjolkan kebencian dan kekerasan,” urainya.

Gus Muhaimin mengatakan, tindakan seperti itu justru mencoreng citra Islam sendiri yang selama ini dikenal dan identik sebagai agama yang menjunjung tinggi kedamaian dan persatuan, serta saling menghormati satu sama lain.

Diketahui, di media sosial muncul video viral berdurasi 30 detik yang memperlihatkan seorang pria membuang dan menendang sesajen. Dalam suara yang terdengar, sambil membuang sesajen tersebut, pria yang mengenakan penutup kepala dan rompi tersebut mengatakan bahwa sesajen yang membuat Allah murka.

 â€Ini yang membuat murka Allah. Jarang sekali disadari bahwa inilah yang justru mengundang murka Allah, hingga Allah menurunkan azabnya. Allahu Akbar,” ucap pria tersebut.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya