Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima kunjungan Wali Kota Pariaman, Genius Umar/Ist

Politik

Sowan ke Ganjar Pranowo, Wali Kota Pariaman Belajar Penerapan E-Government Provinsi Jawa Tengah

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 20:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima kunjungan
Wali Kota Pariaman, Genius Umar. Keduanya menggelar pertemuan di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (10/1).

Kedatangan Geius Umar dari Sumatera Barat ini, untuk mempelajari pemanfaatan teknologi informasi untuk membantu layanan pemerintah kepada masyarakat atau E-government yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Kali ini saya kedatangan tamu dari Walikota Pariaman, Sumatera Barat, yang kemudian kami berdiskusi bagaimana complain handling, bagaimana membangun sistem, bagaimana mentransformasikan perubahan," kata Ganjar dalam keterangannya.

"Kali ini saya kedatangan tamu dari Walikota Pariaman, Sumatera Barat, yang kemudian kami berdiskusi bagaimana complain handling, bagaimana membangun sistem, bagaimana mentransformasikan perubahan," kata Ganjar dalam keterangannya.

"Ini kesempatan mereka untuk menimba ilmu sekaligus juga berbagi pengalaman yang ada di Pariaman," sambung Ganjar.

Selain itu, dikatakan politisi PDI Perjuangan itu, mereka juga berdiskusi mengenai peningkatan perekonomian dengan memanfaatkan investor di Jawa Tengah.

Termasuk juga, cara mendongkrak pendapatan masyarakat dengan mempromosikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Pemanfaatannya untuk ekonomi pengembangan usaha promo dan sebagainya. Nah siapa tahu kalau kemudian pertemuan ini sama-sama bisa membangun beberapa komoditas," terangnya.

Sementara itu, Walikota Pariaman, Genius Umar mengungkapkan birokrasi di Jawa Tengah sangat aktif menanggapi komplain masyarakat melalui media sosial.

Selain itu, terobosan Pemprov Jawa Tengah untuk meningkatkan perekonomian cukup menarik perhatian.

"Perubahan birokrasi tergantung kepada prinsip kepemimpinan kepala daerah, kemudian Lapak Ganjar sangat menarik, bisa dibawa ke Pariaman karena sederhana, murah dan mampu meningkatkan perekonomian. Kami akan pelajari dan terapkan untuk melayani masyarakat," kata Genius.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya