Berita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Soal Kandidat Pilpres, Hasto: Semua Ada Tahapannya, Jangan Grusa-grusu

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 17:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, semua elemen partai harus fokus terkait penanganan pandemi Covid-19. Namun begitu, selaku partai pemenang Pemilu, PDIP tetap melakukan konsolidasi dan mempersiapkan diri dengan menuu Pemilu 2024.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto kepada wartawan saat jumpa pers virtual, Senin (10/1).

"PDIP adalah partai yang mempersiapkan diri di dalam gerak kepartaian bersama rakyat dengan turun ke bawah sebagai senjata yang paling efektif untuk memenangkan Pemilu, kata Bu Mega dalam pidato politik tadi. Sehingga segala sesuatunya ada tahapannya," kata Hasto.


"Tadi Bu Mega mengatakan di tengah optimisme muncul kekhawatiran baru adanya varian Omicron dengan daya yang lebih luas jangkauannya. Maka ini yang menjadi skala prioritas PDIP dulu," imbuhnya.

Hasto menambahkan, sebenarnya PDIP menunjukkan progres, karena PDIP bukanlah partai yang bermain pada putaran terakhir. PDIP memenangi Pemilu bukan dengan cara serangan fajar, ilmu-ilmu kilat H-1, ataupun serangan-serangan khusus H-1. Itu bukan PDIP, tegas Hasto.

Terkait siapa yang akan diusung sebagai capres maupun cawapres, keyakinan PDIP harus berdasarkan ideologi Pancasila dan selalu ada campur tangan dari Tuhan.

"Tapi partai mempersiapkan diri terus. Kader-kader partai menggembleng diri sendiri terus. Bagaimana Bu Mega mengambil keputusan politik, selalu diawali dengan dialog dengan merenung, dengan melihat tantangan bangsa ini ke depan, melihat orang ini bagaimana. Maka kalau Bu Mega sudah mengambil keputusan itu biasanya fix, enggak berubah-ubah. Enggak mudah goyang," tuturnya.

"Bu Mega ketika jadi Presiden enggak pernah reshuffle kabinetnya. Ketika jadi Ketum enggak pernah ganti DPP-nya. Karena sekali ambil keputusan ya itulah yang harus dijalankan. Sehingga untuk urusan Pilpres kami diingatkan untuk tidak grusa-grusu terkait dengan calon. Karena semuanya ada tahapannya," demikian Hasto.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya