Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok/Net

Politik

Satyo Purwanto: Ahok Menentang Visi Presiden Jokowi

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 09:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dianggap telah menentang visi Presiden Joko Widodo.

Hal itu tak lepas dari gagalnya Indonesia mengakuisisi pabrik mobil listrik Jerman dan jatuh ke Singapura yang disinyalir gara-gara Ahok.

"Baru terjadi di Indonesia ada komisaris BUMN lebih 'sakti' dari menteri yang menandatangani SK pengangkatannya sebagai komisaris," ujar Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/1).


Bagi Satyo, akuisisi perusahaan mobil listrik Jerman tersebut kandas tak lepas karena ulah mantan Gubernur DKI Jakarta yang belum lama ini mempolemikkan rencana akuisisi.

"Sang komisaris tersebut bahkan menentang visi Presiden Jokowi yang menginginkan Indonesia jadi pemain utama produsen mobil listrik," kata Satyo.

Di sisi lain, Satyo mengkritik pemerintahan Joko Widodo ini gagal menjalankan konsep good governance akibat bermain dengan orang 'titipan' oligarki.

"Sangat terang dan jelas Komisaris Pertamina tersebut bukanlah orang yang ditempatkan dan menjadi representasi pemilik saham mayoritas perusahaan BUMN Pertamina, entah siapa bosnya," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya