Berita

Ilustrasi vaksinasi/Net

Kesehatan

Vaksin Booster Jangan Pakai Barang Haram, Ini Soal Prinsip Umat Islam

MINGGU, 09 JANUARI 2022 | 08:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebagai negara yang mayoritas berpenduduk muslim, kehalalan merupakan suatu hal yang sangat prinsipil bagi umat Islam. Atas dasar itu, pemerintah diminta menggunakan vaksin halal, termasuk vaksin booster.

"Sebagai bagian dari organisasi ulama, kami tentu sangat menekankan penggunaan vaksin halal. Soal kehalalan sangat prinsip bagi umat Islam," kata Ketua Koordinasi Dakwah Islam (KODI) Provinsi DKI Jakarta, KH Jamaluddin Faisal Hasyim kepada wartawan di Jakarta, Minggu (9/1).

Selain itu, Kiai Jamaluddin juga meminta agar penggunaan vaksin nonhalal sejauh mungkin dihindari. Pemerintah harus mendorong terwujudnya vaksin lokal yang halal, aman, dan sesuai dengan tipologi masyarakat Indonesia.


"Nah, soal vaksin ini, apakah penggunaan vaksin booster merupakan sesuatu yang darurat? Kita ketahui vaksin halal masih banyak, baik yang impor apalagi yang lokal. Khusus yang lokal kita yakin vaksin dibuat ahli-ahli muslim yang pasti sangat memperhatikan kehalalannya," tutupnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya