Berita

Pegiat medsos, Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Kicauan Ferdinand Disamakan Gus Dur, HNW: Ketua Ansor dan Lily Wahid Nyatakan Tidak Level, Menko Mahfud Juga Menyanggah

SABTU, 08 JANUARI 2022 | 07:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pembelaan pegiat media sosial Denny Siregar kepada rekan sesama pegiat medsos, Ferdinand Hutahaean atas kicauan “Allahmu lemah” terus menuai kontroversi. Penyebabnya, karena Denny Siregar menyamakan kicauan Ferdinand dengan Presiden keempat RI, Gus Dur yang pernah menyebut “Tuhan tidak perlu dibela”.

Wakil Ketua MPR Hidyat Nur Wahid merangkum bahwa sejauh ini pernyataan Denny Siregar itu sudah mendapat sanggahan dari sejumlah tokoh. Mulai dari Ketua GP Ansor, Luqman Hakim hingga adik Gus Dur, Lily Wahid.

“Bahwa Ket GP Anshor dan Adik Kandung Gus Dur sudah nyatakan bhw cuitan Ferdinan H (Allahmu lemah harus dibela) tak level unt dibandingkan dg lontaran Gus Dur,” tulisnya di akun Twitter sesaat lalu, Sabtu (8/1).


Kini, katanya, kicauan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD juga mengindikasikan hal serupa.

Dalam kicauan itu, Menko Mahfud menyebut bahwa Allah tidak lemah. Sementara pernyataan Gus Dur bahwa “Allah tidak perlu dibela” justru diucap karena Allah Maha Kuat sehingga tidak perlu dibela dengan kekerasan dan brutal.

Bagi Hidayat Nur Wahid, kicauan ini bisa diartikan sebagai sanggahan bagi mereka yang menyamakan kicauan Gus Dur dengan Ferdinand.

“Cuitan Prof Mahfud, apalagi dengan merujuk surah Muhammad ayat 7, juga bisa diartikan sebagai sanggahan atas yang menyamakannya,” tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya