Berita

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengaku punya stok kader mencukupi untuk diusung pada Pilkada DKI Jakarta 2024/RMOL

Politik

Tidak Hanya Risma dan Gibran, PDIP Punya Banyak Stok Kader untuk Diusung pada Pilkada DKI Jakarta 2024

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 16:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDI Perjuangan memastikan tidak kekurangan stok kader terbaiknya untuk diusung pada Pilkada DKI Jakarta yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2024 mendatang.

Menurut Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, tidak hanya nama Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka yang dinilai layak dipertimbangkan PDIP sebagai calon DKI Jakarta-1.

"Tidak hanya dua nama (Risma dan Gibran)," kata Hasto kepada wartawan saat menghadiri Festival Kuliner Pendamping Beras dalam rangka menyambut HUT Ke-49 PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (7/1).


"Bu Risma dalam kepemimpinan selama dua periode di Kota Surabaya mampu menunjukkan perubahan yang signifikan secara kultur. Sementara Mas Gibran beliau sudah terpilih sebagai Walikota Solo, tentu saja harus juga membuktikan bagaimana kepemimpinan Mas Gibran agar kepemimpinan yang ideologis, mengedepankan kultur nusantara, serta mampu membawa perubahan secara sistemik sebagaimana telah dilakukan Bu Risma," tuturnya.

Ditambahkan Hasto, ketika Gibran mau menjadi Walikota Solo, Risma menjadi salah satu pengajar yang menyampaikan berbagai aspek-aspek strategis tentang bagaimana membangun kota.

Lebih lanjut, Hasto menjelaskan tidak hanya Risma dan Gibran yang berpotensi diusung oleh PDIP pada Pilkada DKI Jakarta 2024. Sebab, PDIP masih banyak stok kader terbaik untuk membangun Kota Jakarta agar lebih baik lagi ke depannya.

Mulai dari Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas; Walikota Semarang Hendrar Prihadi; dan mantan Bupati Ngawi,  Budi 'Kanang' Sulistyono.

"Cukup banyak pemimpin-pemimpin yang berhasil di tingkat kabupaten/kota. Di Bali kami punya Pak Agus Mayastro yang berhasil memimpin di Kabupaten Gianyar. Cukup banyak calon-calon pemimpin, karena proses kaderisasi di sekolah partai mereka layak untuk dicalonkan di Jakarta," papar Hasto.

"Tapi, skala prioritas saat ini untuk PDIP adalah memperkuat seluruh jejaring partai hingga menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Jakarta," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya