Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati/Net

Politik

Politikus PKS Minta Pemerintah Optimalkan Vaksin Dalam Negeri untuk Vaksin Booster

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 09:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam pendistribusin vaksin booster kepada masyarakat dalam waktu dekat ini, Pemerintah diminta untuk tidak boros anggaran dengan mendatangkan vaksin impor, tapi lebih mengoptimalkan vaksin dalam negeri.

Disampaikan, anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati, pemerintah perlu melakukan optimalisasi dan pengembangan vaksin di dalam negeri untuk melanjutkan pengembangan vaksin Merah Putih sebagai vaksin booster.

Saat ini, pengembangan vaksin Merah Putih baru menuju uji klinis fase 1 pada awal Februari 2022.


"Maka timeline produksi vaksin Merah Putih sebagai booster harus dipercepat. Perlu ada intervensi untuk mempercepat produksi vaksin Merah Putih agar tidak bergantung dengan vaksin booster impor,"  ucap Mufida kepada wartawan, Kamis (6/1).

"Terlebih ada peleburan Lembaga Eijkman yang dikhawatirkan semakin mengulur waktu produksi vaksin Merah Putih," imbuh legislator asal PKS ini.

Selain itu, Mufida juga meminta agar data vaksinasi nasional harus benar-benar tepat.

"Belajar dari permasalahan joki vaksin, data cakupan vaksinasi antardaerah yang kurang tepat dan pemberian vaksin booster kepada orang yang bukan prioritas, maka ini harus diperbaiki dan jangan terulang lagi," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya