Berita

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Herzaky Mahendra Putra: Pembakar Bendera Demokrat di NTT Bukan Kader Demokrat

RABU, 05 JANUARI 2022 | 09:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pelaku pembakaran bendera dan atribut Partai Demokrat di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), bukan kader Partai Demokrat.

Penegasan ini disampaikan langsung Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra setelah pihaknya melakukan penelusuran terkait peristiwa pembakaran yang diduga buntut dari pemilihan Ketua DPD NTT.

"Segelintir orang yang mengatasnamakan kader maupun simpatisan Partai Demokrat yang melakukan pembakaran atribut partai, ternyata bukan kader Partai Demokrat,” tegasnya kepada wartawan, Rabu (5/12).


“Pembakaran ini dilakukan oleh pihak tertentu yang mencoba mengacaukan soliditas dan kondusivitas internal Partai Demokrat di NTT," sambung Herzaky.

Bahkan dari penelusuran pihaknya, ada salah seorang pelaku pembakaran yang ternyata kader partai lain. Tidak hanya itu, orang tersebut juga tercatat pernah jadi calon anggota legislatif dari partai tersebut.

Di satu sisi, kader Partai Demokrat telah melaporkan peristiwa tersebut ke aparat kepolisian. DPP Partai Demokrat mendukung upaya kader Partai Demokrat di NTT yang telah melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

“Sebab, pelaku pembakaran atribut partai diduga melanggar UU 1/1946 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 406," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya