Berita

Kelompok Taliban mengambil kekuasaan di Afghanistan sejak 15 Agustus 2021/Net

Dunia

Taliban Akan Bentuk Kelompok Pertahanan Dengan Pasukan Siap Bunuh Diri?

SELASA, 04 JANUARI 2022 | 21:17 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Salah satu aspek yang mendapatkan porsi perhatian yang besar dari kelompok Taliban usai mereka mengambil alih kekuasaan di Afghanistan adalah keamanan dan pertahanan.

Baru-baru ini, juru bicara Taliban yang juga merupakan Deputi Kementerian Informasi dan Kebudayaan Zabihullah Mujahid mengatakan kepada Radio Azadi bahwa Taliban sedang mempersiapkan kelompok pertahanan baru "Urdu".

Rencananya, kelompok ini akan dibentuk dalam kerangka Kementerian Pertahanan sebagai pasukan khusus yang akan digunakan untuk operasi khusus.


Bukan hanya itu, ia menjelaskan bahwa kelompok ini rencananya juga akan mencakup sekelompok pembom bunuh diri yang disebut dengan "marthadi".

Kelompok khusus ini juga akan memberikan peluang bagi wanita untuk ikut ambil bagian jika memang diperlukan. Selain itu, mantan perwira profesional pun akan dimasukkan untuk mengambil peranan tertentu.

Meski begitu, belum banyak informasi lebih lanjut yang bisa digali terkait dengan rencana pembentukan kelompok pertahanan ini.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya