Berita

Dari kiri: Charly Van Houten, Zulkifli Hasan dan Desi Ratnasari/Ist

Politik

Konsolidasi di Cirebon, Zulkifli Hasan Kenalkan Charly Van Houten Sebagai Calon legislatif PAN

SENIN, 03 JANUARI 2022 | 20:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Amanat Nasional (PAN) terus melakukan konsolidasi dan memanaskan mesin politiknya dalam menyongsong pertarungan Pemilu Serentak 2024.

Kali ini, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama jajaran DPP PAN mengunjungi Kota Cirebon, Jawa Barat, untuk meluncurkan program rekrutmen terbuka calon anggota legislatif yang diselenggarakan oleh DPD PAN Kota Cirebon.

Tidak sekadar peluncuran biasa, pada kesempatan itu Zulkifli HAsan juga memperkenalkan musisi asal Cirebon yang merupakan pentolan Band ST12 Charly Van Houten atau lebih dikenal sebagai Charly ST12.


Charly diperkenalkan Zulhas sebagai kader PAN yang akan maju sebagai calon legislatif DPR RI dari Dapil Jabar VIII yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu.

“Bersyukur karena ini perintah ketua umum. Saya siap berupaya maksimal,” kata Charly usai diperkenalkan Zulhas, Senin (3/1).

Selain menemui kader PAN Kota Cirebon, Zulhas dan rombongan juga menemui Walikota Cirebon Nashrudin Azis.

Dalam jamuan di rumah dinas walikota Cirebon, Zulhas menyampaikan pentingnya bekerja maksimal untuk rakyat, alih-alih sibuk membicarakan konflik politik elit.

“Masyarakat sudah capek dengan narasi-narasi konfliktual yang dibangun di media dan media sosial. Narasi pembelahan. Padahal banyak hal yang harus kita pikirkan bersama-sama. Program-program untuk menyejahterakan rakyat,” kata Zulhas.

Zulhas yang juga Wakil Ketua MPR RI, juga menyoroti masih rendahnya angka lulus sekolah di Cirebon dan Indramayu.

"Padahal alamnya indah, sumber daya alamnya kaya, punya laut yang panjang, gunung, tinggal dimaksimalkan dengan kualitas SDM yang baik. Maka pendidikan harus diutamakan," terangnya.

"PAN siap selalu siap berkolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, termasuk dalam bidang pendidikan itu,” demikian Zulhas.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya