Berita

Erick Thohir saat masih menjadi Presiden Inter Milan/Net

Politik

Bermedsos Sejak Presiden Inter Milan, Erick Thohir: Kalah Dimaki-maki, Menang Dipuji-puji

SABTU, 01 JANUARI 2022 | 12:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tren penggunaan media sosial menghinggapi sejumlah pejabat publik di Indonesia, mulai dari presiden hingga ke level daerah.

Salah satu pejabat yang menggunakan media sosial adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. Erick mengaku telah menggunakan medsos jauh sebelum dirinya menjadi pejabat publik.

“Sebenarnya saya mulai bermedsos itu (tahun) 2014 waktu jadi Presiden Inter Milan, bukan menjadi pejabat publik, tapi merasa pejabat publik karena fans,” kata Erick Thohir dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/1).


Menurut Erick Thohir, dirinya menggunakan medsos untuk mengontrol atau menjaga keseimbangan antara lembaga-lembaga negara dan masyarakat. Hal ini seperti yang dialaminya saat masih di Inter Milan, di mana medsosnya menjadi media fans untuk menyampaikan aspirasi.

“Ketika punya klub bola ya nasibnya sama, menang dipuji-puji, begitu kalah dimaki-maki. Kalau di bola, kalah enggak bisa tidur, menang senyum-senyum sendiri,” ucapnya.

Ia lantas menyinggung soal ramainya pembahasan soal toilet umum SPBU di media sosial. Ia menjelaskan, awal mula kejadian tersebut saat ia meminta toilet umum di SPBU di bawah BUMN gratis.

Saat mengetahui toilet umum di SPBU berbayar, Erick Thohir mengaku kaget karena toilet yang berada di SPBU milik BUMN harus bayar.

“Waktu itu saya agak tergelitik karena sebetulnya fasilitas dalam tanda kutip BUMN. Nah di situ tiba-tiba ada yang harus, bukan seikhlasnya tapi harus bayar. Ini memberatkan," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya