Berita

Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok/Repro

Politik

Pengamat: Tahun Baru, Gaya Meledak-ledak Ahok yang Bikin Gaduh Harus Diubah

SABTU, 01 JANUARI 2022 | 11:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tahun baru 2022 patut menjadi momentum Komusaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengubah gaya komunikasi politik yang kerap bikin gaduh.

Menurut pengamat politik Ujang Komarudin, cara komunikasi Ahok yang meledak-ledak dan selalu menimbulkan kegaduhan sudah basi.

"Tahun baru harusnya berubah gaya politik Ahok. Sudah basi kalau pakai cara lama yang meledak-ledak dan gaduh," ujar Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (1/1).


Menurut Dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini, pernyataan Ahok yang kerap menuai kontroversi di ruang publik hingga timbul kegaduhan sudah saatnya disudahi. Apalagi, Ahok kini berposisi sebagai pejabat di perusahaan plat merah.

"Harusnya Ahok lebih profesional, Komut Pertamina tak setiap kesempatan dijadikan panggung politik untuk nama baik," demikian Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini.

Teranyar, gaya komunikasi Ahok bikin gaduh di internal Pertamina. Ahok diduga menunggangi tuntutan karyawan Pertamina dengan menyebut rencana demo karyawan karena isu pemotongan gaji.

Namun tudingan Ahok tersebut dibantah oleh Komisaris Independen Pertamina, Iggi Haruman Achsien bahwa tidak ada pemotongan gaji karyawan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya