Berita

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar/Net

Politik

Prioritaskan Revitalisasi 152 Kawasan, Mendes PDTT: Ini Untuk Sejahterahkan Transmigran

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 14:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Revitalisasi kawasan transmigrasi di tanah air terus dimaksimalkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan revitalisasi kawasan transmigrasi diharapkan bisa meningkatkan kualitas perekonomian daerah, sebagai wujud nyata implementasi SDGs Desa untuk pembangunan berkelanjutan.

"Pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan seperti diamanahkan Perpres Nomor 59 Tahun 2017," ujar Abdul Halim dalam keterangan tertulisnya pada Senin (13/12).


Menurut Abdul Halim, untuk mencapai pembangunan transmigrasi nantinya tidak ada lagi penambahan kawasan transmigrasi baru. Tapi yang ada hanyalah revitalisasi

Sosok yang kerap disapa Gus Halim ini mengungkapkan, revitalisasi kawasan transmigrasi telah menjadi prioritas rencana pembangunan jangka menengah nasional. Menurutnya ada 52 kawasan transmigrasi yang ditetapkan sebagai prioritas nasional, dan 100 kawasan transmigrasi yang menjadi target prioritas Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.   

Revitalisasi kawasan transmigrasi ini, lanjut politisi PKB ini, bertujuan untuk menyejahterakan para transmigran. Selain itu revitalisasi ini juga harus memberikan dampak positif bagi wilayah di sekitar Kawasan transmigran, karena pertumbuhan ekonomi di kawasan transmigrasi harus selaras dengan pertumbuhan ekonomi di desa-desa sekitarnya.

Gus Halim juga mengatakan, revitalisasi kawasan transmigrasi juga menjadi salah satu jalan mencapai SDGs Desa, yang memiliki 18 tujuan dengan 222 indikator. Pencapaian tujuan SDGs ini, dimulai dengan pendataan desa berbasis data mikro, berbasis keluarga, bahkan individu.

Menurutnya, Sejak 2021 Pokja Relawan Pendataan Desa telah mengumpulkan data seluruh warga, keluarga, dan wilayah RT hingga desa.   

"Data tersebut telah dianalisis melalui sistem informasi, sehingga menjadi bahan kalkulasi keunggulan maupun kelemahan tiap wilayah transmigrasi, data ini juga bisa menjadi roadmap revitalisasi," ujarnya.

Seperti diketahui, Gus Halim menjadi Pembina Upacara Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) ke-71 dengan tema Transmigrasi Wujud Nyata Implementasi SDGs Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan yang di laksanakan di halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan.

Turut hadir dalam Upacara HBT ini, Nyai Lilik Umi Nashriyah, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Bupati Pesisir Selatan Rusna Yul Anwar, Pejabat Tinggi di lingkungan Kemendes PDTT seperti Dirjen PPKTrans Aisyah Gamawati dan Dirjen PEID Harlina Sulistyorini, Dirjen PPDT Eko Sri Haryanto dan Inspektur Jenderal Ekatmawati.

Dalam Upacara tersebut Gus Halim juga menceritakan sejarah Transmigrasi. Menurutnya, transmigrasi sudah lama diimplementasikan di Nusantara, bahkan sejak masa kolonialisme belanda, yaitu pada tahun 1905.

Ketika pada tahun itu, Pemerintah kolonial, untuk pertama kalinya, memberangkatkan 155 kepala keluarga (KK) transmigran, yang berasal dari Kedu, Jawa Tengah, menuju Gedong Tataan, Provinsi Lampung.

Sedangkan Pemerintah Indonesia melaksanakan program transmigrasi untuk pertama kalinya, tepat pada tahun 1950 tepatnya pada tanggal 12 Desember, ketika Jawatan Transmigrasi  berangkatkan 25 kepala keluarga atau 98 jiwa transmigran menuju Lampung dan Lubuk Linggau.   

"Oleh karena itulah, sejak saat itulah, tanggal 12 Desember kita kenal dan selalu kita peringati sebagai Hari Bhakti Transmigrasi," katanya.   

Dalam momentum HBT, Gus Halim juga menyerahkan Sertifikat Hak Milik untuk Transmigrasi di Kabupaten Sijunjung, peta Transmigrasi dan meresmikan Kantor Wali Nagari. Gus Halim bersama Gubernur Bupati Pesisir Selatan dan Pejabat di lingkungan Kemendes PDTT juga meninjau produk UKM seperti kopi dan kain motif khas yang diproduksi Transmigran di Kawasan Lunang Silaut.

Selain itu, Gus Halim juga menghadiri acara pelantikan Persatuan Anak Transmigrasi (PATRI) Sumbar dan acara peluncuran buku yang ditulis para anak transmigrasi yang berjudul Jalan Terjal Anak Transmigrasi karya Moh Arifin dan Novel Karya Melani Kurniawati.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya