Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Dukung Solusi Konflik Donbas, Zelensky Siap Berbicara dengan Putin Kapan Saja

SABTU, 11 DESEMBER 2021 | 06:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina menegaskan lagi kesiapannya untuk melakukan perundingan dengan Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan ia siap untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait konflik antara keduanya negara.
Wakil kepala kantor presiden Ukraina, Andrei Sibiga, mengatakan Zelensky mengungkapkan kesiapannya itu selama pembicaraannya dengan Presiden Joe Biden.
 
"Selama percakapan telepon, Zelensky mengkonfirmasi kepada presiden AS kesiapannya untuk pembicaraan langsung dengan Putin. Ukraina mendukung solusi diplomatik untuk konflik Donbass," kata Sibiga, seperti dikutip dari The Moscow Times.

"Selama percakapan telepon, Zelensky mengkonfirmasi kepada presiden AS kesiapannya untuk pembicaraan langsung dengan Putin. Ukraina mendukung solusi diplomatik untuk konflik Donbass," kata Sibiga, seperti dikutip dari The Moscow Times.

Dalam percakapan antara Zelensky dengan Biden juga dibahas mengenai proses perdamaian Minsk.

Sayangnya, Format Normandia gagal memenuhi hasil yang diinginkan, yaitu perdamaian di Ukraina. Pihak Ukraina menginginkan mekanisme dan format untuk membuka penghalang proses perdamaian.

"Bukan kami yang menghalangi proses Minsk, kami mencari perdamaian," lanjut pejabat itu, menambahkan bahwa Ukraina telah mempresentasikan visinya yang jelas tentang upaya perdamaian melalui saluran diplomatik.

Sejak Mei lalu, Zelensky berulangkali mengatakan bahwa dia siap untuk berdialog dengan Putin. Menambahkan bahwa kantornya telah memulai negosiasi tentang masalah tersebut.

Meskipun kontak antara kedua negara telah terjadi, sayangnya dialog berjalan alot dan upaya damai menemui jalan buntu.

Putin pada 22 April menjawab proposal Zelensky untuk pertemuan pribadi bahwa jika masalah Donbass akan dibahas, para pemimpin Ukraina harus bertemu dengan para pemimpin republik rakyat Lugansk dan Donetsk terlebih dahulu. Putin percaya ini harus menjadi langkah pertama yang harus diambil menuju penyelesaian di Donbass, sementara diskusi tentang masalah ini dengan pihak ketiga mana pun, termasuk Rusia mungkin akan menyusul setelahnya.

Dia menekankan bahwa dia akan siap untuk menerima Zelensky di Moskow kapan saja.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya