Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Politik

Omicron Lebih Gampang Menulari Balita dan Anak, Puan Minta Edukasi dan Pengawasan DImasifkan

JUMAT, 10 DESEMBER 2021 | 13:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Varian baru Covid-19 yang berasal dari Afrika Selatan, Omicron, ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai variant of concern. Virus ini dianggap lebih menulari anak-anak di bawah umur dan balita.

Ancaman ini menjadi perhatian Ketua DPR RI, Puan Maharani. Dia meminta pemerintah melakukan sosialisasi dan pengawasan secara masif dan optimal kepada publik, guna mengedukasi bahaya dari varian baru tersebut.

"Supaya anak-anak remaja ini tidak menjadi carrier (pembawa virus) untuk keluarganya. Maka vaksinasi harus semakin dikebut sebagai salah satu bentuk pencegahan penularan virus," kata Puan lewat keterangan tertulisnya, Kamis (9/12).


Mantan Menko PMK itu juga meminta agar pengetatan aturan perjalanan internasional harus dibarengi dengan optimalisasi pengawasan. Puan meminta agar setiap aturan yang berlaku dijalankan sesuai prosedur, termasuk soal karantina.

"Saya sering mendengar pelaku perjalanan mengeluhkan terjadinya penumpukan penumpang di bandara saat melakukan skrining tes Covid-19 begitu tiba di Indonesia. Ini harus segera diatasi," pintanya.

Puan juga menyoroti soal kabar penemuan kasus Omicron di Bekasi, yang belakangan dinyatakan tidak benar. Ia mengingatkan pentingnya koordinasi agar tidak membuat bingung masyarakat.

"Penting sekali penerapan satu info, satu data, sehingga tidak menyebabkan kepanikan. Jangan sampai persoalan sepenting ini menjadi simpang siur, dan berakibat menurunnya kewaspadaan," katanya.

Antisipasi masuknya varian Omicron dia pandang sebagai suatu keharusan untuk dilakukan pemerintah secara maksimal. Ditambah, pengawasan mobilitas masyarakat jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang menurutnya juga perlu menjadi atensi pemerintah.

"Termasuk kita juga tidak boleh meremehkan varian Covid-19 jenis lainnya. Karena beberapa wilayah juga sudah melaporkan terjadinya peningkatan kasus varian Delta yang cukup signifikan," demikian Puan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya