Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Antisipasi Omicron Masuk Indonesia, Puan: Perkuat Tracing, Jangan Menunggu Rumah Sakit Penuh!

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 20:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah bersama Satgas Penanganan Covid-19 dan instansi terkait memperketat penelusuran kasus-kasus Covid-19. Hal ini sebagai antisipasi terhadap virus Corona varian Omicron yang sudah terdeteksi masuk di puluhan negara.

"Para ahli sudah memperkirakan Omicron kemungkinan besar sudah masuk ke Indonesia," kata Puan lewat keterangan tertulisnya, Kamis (9/12).

Perkiraan semacam itu, menurut Puan harus disikapi dengan memperketat tracing, meskipun hingga hari ini belum ada laporan resmi penemuan kasus Omicron di Indonesia.


Mantan Menko PMK itu mengatakan, upaya pengetatan melalui tracing perlu dilakukan di seluruh lini. Hal ini, bertujuan untuk meminimalisir terjadinya penularan Omicron tanpa terdeteksi.

"Apalagi sejumlah daerah dilaporkan mulai lengah melakukan tracing, sehingga terjadi peningkatan kasus. Jangan sampai kita kecolongan," ucap Puan mewanti-wanti.

Upaya tracing, disarankan Puan bisa mulai dilakukan dari orang-orang terdekat dari yang diduga terinfeksi atau suspek, dan lingkungan pasien Covid-19, sampai dengan identifikasi jenis virus mutlak dilakukan.

"Jadi jangan sampai Omicron tidak terdeteksi apabila sudah masuk Indonesia, agar penanganannya tidak terlambat," imbuhnya.

Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyebut Omicron berpotensi memiliki dampak besar terhadap pandemi Covid-19, meski masih belum ada laporan varian baru ini lebih berbahaya dari varian Delta. Puan pun meminta pemerintah segera bertindak agar bersiap terhadap skenario terburuk.

"Jangan menunggu rumah sakit penuh. Seharusnya kita sudah lebih pengalaman setelah menghadapi serangan varian Delta pertengahan tahun lalu," tegasnya meminta pemerintah memastikan rakyat dapat mengakses fasilitas medis beserta obat-obatan apabila terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya