Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Ahli: Seperti Flu, Covid-19 Kemungkinan Butuh Vaksinasi Rutin

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 08:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vaksinasi Covid-19 kemungkinan diperlukan secara rutin seperti halnya imunisasi flu di masa mendatang.

Begitu yang dikatakan oleh mantan komisaris Administrasi Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) Stephen Han kepada Axios pada Rabu (8/12).

Menurut Han, booster secara berkala diperlukan lantaran virus yang sering bermutasi, termasuk kemunculan varian baru Omicron. Kendati demikian, penelitian awal menunjukkan Omicron tidak menyebabkan penyakit parah.


"Virus sering bermutasi untuk bertahan hidup, tetapi menjadi kurang ganas selama mutasi itu, jadi itu mungkin yang kita lihat ... Alih-alih mendapatkan booster setiap enam bulan, mungkin bisa setahun sekali," jelasnya.

Varian Omicron atau B.1.1.529 pertama kali ditemukan di Afrika Selatan pada 24 November lalu. Dua hari kemudian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggelar pertemuan darurat dan memasukkan Omicron ke dalam varian yang perlu mendapatkan perhatian.

Menurut laporan WHO, sejauh ini belum ada kematian yang tercatat di antara mereka yang terinfeksi Omicron.

Direktur Program Kedaruratan Kesehatan WHO Michael Ryan mengatakan bahwa organisasi tersebut membutuhkan lebih banyak waktu untuk mempelajari jenis Omicron untuk sepenuhnya menentukan daya menular dan kemampuannya menyebabkan penyakit parah.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya