Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tanggapi Pernyataan Morrison Soal Boikot Olimpiade Beijing 2022, Wang Wenbin: China Memang Tidak Mengundang Pejabat Australia

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 06:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menanggapi pernyataan boikot yang digemakan beberapa negara terhadap Olimpiade Beijing 2022, China melalui Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa hal itu tidak mempengaruhi penyelenggaraan akbar tersebut.

China sendiri tidak berniat mengundang mereka yang sejak awal telah jelas-jelas menunjukkan sikap 'Anti-China'.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan pada briefing Rabu (8/12) bahwa Olimpiade bukanlah panggung untuk pertunjukkan dan skema politik. Sehingga tidak alasan bagi China untuk mengundang mereka yang telah menunjukkan permusuhan, termasuk Australia.


"China tidak mengundang pejabat Australia untuk menghadiri Olimpiade Musim Dingin. Terlepas dari apakah mereka datang atau tidak, tidak ada yang akan memperhatikan ketidakhadiran mereka," tegas Wang Wenbin, seperti dikutip dari TASS.

Sikap yang ditunjukkan politisi Australia jelas hanya untuk membuat kehebohan dan mencari keuntungan, menurutnya.  

Pernyataan Wang keluar untuk menanggapi pernyataan Perdana Menteri Australia Scott Morrison yang pada pada Rabu (8/12) mengumumkan bahwa Canberra akan bergabung dengan AS untuk memboikot Olimpiade Beijing 2022. Aksi boikot dilakukan terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia di wilayah otonomi Xinjiang dan sejumlah masalah lainnya.

Menurut Wang, sikapm Australia merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip netralitas politik yang diabadikan dalam Piagam Olimpiade dan bertentangan dengan seruan Olimpiade untuk persatuan," kata Wang Wenbin.

Selain Australia, Selandia Baru dan Inggris juga termasuk negara yang ikut dalam aksi boikot.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya