Berita

Ghulam Mohammad Ishaqzai, utusan PBB yang ditunjuk oleh bekas pemerintahan Afghanistan/Net

Dunia

Jubir Kemenlu Afghanistan: PBB Sengaja Menolak Kursi untuk Suhail Shaheen Sebagai Tekanan

RABU, 08 DESEMBER 2021 | 11:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan PBB yang menolak perwakilan dari pemerintah sementara Afghanistan ditanggapi serius oleh Abdul Qahar Balkhi, juru bicara Kementerian Luar Negeri di bawah pimpinan pemerintahan sementara Taliban.

Dalam pernyataannya yang disampaikan pada Selasa (7/12), Balkhi mengatakan PBB sengaja memutuskan menolak perwakilan mereka untuk memberikan tekanan pada pemerintahan Afghanistan yang kini berada di bawah kendali Taliban.

"Pemerintah Afghanistan yang baru, sebagai otoritas yang bertanggung jawab dengan kedaulatan atas seluruh Afghanistan, yang telah memastikan keamanan bagi semua warga Afghanistan memiliki hak yang sah untuk mewakili rakyat Afghanistan di PBB," kata Balkhi, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (8/12).


"Penolakan perwakilan semacam itu di PBB, yang merupakan hak sah rakyat Afghanistan, sama saja dengan tekanan," ujarnya.

Pernyataan Balkhi muncul setelah Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi pada Senin (5/12) yang menunda proses pengakuan calon Taliban, Suhail Shaheen.

"(Itu) tidak bermanfaat bagi siapa pun dan tidak memiliki dasar hukum," katanya tentang resolusi tersebut.

PBB mengakui Ghulam Mohammad Ishaqzai sebagai utusan PBB yang ditunjuk oleh bekas pemerintahan Afghanistan yang didukung AS, sebagai wakil negara itu untuk sementara waktu.

"Memberikan kursi Afghanistan di PBB kepada individu yang tidak memiliki hubungan kerja dengan Kabul dan tidak memiliki otoritas atas bagian mana pun dari wilayah Afghanistan dianggap sebagai penolakan terang-terangan terhadap hak sah rakyat Afghanistan," kata Balkhi.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya