Berita

Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Kurniasih Mufidayati/Net

Politik

PKS Minta Pemerintah Lakukan Mitigasi Tercepat Tolong Korban Erupsi Semeru

RABU, 08 DESEMBER 2021 | 08:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta segera turun melakukan mitigasi bencana lantaran erupsi Gunung Semeru mengakibatkan setidaknya 4.250 warga mengungsi dan tersebar di puluhan titik pengungsian di Lumajang, Jawa Timur. Tidak sedikit dari mereka yang sudah berteriak meminta air bersih dan kebutuhan dasar lainnya.

Desakan itu disampaikan Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Kurniasih Mufidayati yang prihatin atas musibah ini. Dia juga turut mendoakan keselamatan bagi keluarga-keluarga di sekitar Semeru.

“Kami minta pemerintah segera turun lakukan mitigasi tercepat untuk menolong korban. Kami juga mengajak Relawan PKS dan para penggerak Rumah Keluarga Indonesia (RKI) agar membantu juga dan memperhatikan para ibu, anak dan lansia. Penuhi kebutuhan hidup dasar yang sehat dan antisipasi faktor penyebab penyakit ikutan pascabencana," ujarnya kepada wartawan, Rabu (8/12).


Mufida mewanti-wanti agar makanan untuk anak dan balita diberikan sebaik mungkin dengan pengolahan yang higienis. Sebab banyak pengalaman anak-anak dan balita justru mengalami diare di tempat pengungsian karena faktor makanan.

"Ini masukan dari teman-teman relawan gizi. Sudah banyak berdiri dapur umum di lapangan termasuk oleh Relawan PKS. Sebisa mungkin makanan untuk balita dan anak juga dimasak dengan higienis meskipun pasti banyak keterbatasan di lokasi pengungsian," ungkap Mufida.

Anggota Komisi IX DPR RI ini juga meminta Kementerian Kesehatan memperhatikan bukan hanya faktor medis tapi juga psikis para penyintas.

"Pertolongan psikososial sudah harus jadi satu paket dalam tindakan di lokasi bencana. Apalagi erupsi Semeru ini cukup besar, tanpa persiapan dan ternyata masih terjadi terus menerus erupsinya. Ini tentu semakin membuat tekanan bagi kesehatan mental penyintas. Ditambah lagi ada pandemi," ujar Mufida.

Terakhir, ia berpesan kepada relawan yang turun agar tetap menjaga kondisi kesehatan dan keselamatan demi proses rescue di awal terjadinya musibah.

"Jaga kondisi termasuk protokol kesehatan karena pada fase awal ini kerja-kerja yang dilakukan teman-teman relawan cukup berat ditambah faktor musim hujan. Semoga kita bisa gotong royong bersama menanggulangi dampak bencana ini antara pemerintah dan masyarakat,” tutur dia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya