Berita

Presiden Joko Widodo dan mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto/Net

Politik

Selain Pas Gantikan Posisi KSP Moeldoko, Hadi Tjahjanto Juga Cocok di 3 Pos Menteri Ini

MINGGU, 05 DESEMBER 2021 | 09:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto berpeluang besar untuk diangkat menjadi menteri oleh Presiden Joko Widodo dalam reshuffle kabinet yang santer disebut akan digelar dalam waktu dekat.

Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam memprediksi, Hadi Tjahjanto akan dimasukkan Jokowi ke dalam lingkaran istana untuk menggantikan posisi Moeldoko.

"Mantan Panglima paling pas menggantikan posisi Moeldoko di KSP. Atau kalau tidak Hadi bisa menggantikan Menteri ESDM saat ini," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/12).


Saiful menilai, Hadi sangat cocok ditempatkan posisi menteri apa saja. Apalagi, sangat cocok ditempatkan di empat kursi kabinet ini, yaitu Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Menteri ESDM, Menteri Perhubungan, atau Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT).

"Namun saya kira, Hadi bisa jadi diposisikan di manapun, termasuk misalnya Menteri Perhubungan ataupun Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal," kata Saiful.

Kedekatan dengan Presiden Jokowi membuat Hadi tidak mengalami kesulitan berarti untuk mendapatkan posisi menteri.

Jika Jokowi mengangkat Hadi sebagai Kepala KSP, maka Hadi bisa memberikan support bagi lembaga kepresidenan dalam menjalankan peran dan fungsinya.

“Sementara Kementerian ESDM juga membutuhkan strategi dan kekuatan pertahanan yang kuat agar kekuasan asing tidak dengan mudah menguasai sumber daya alam di Indonesia," jelas Saiful.

Sedang jika jadi Menhub, Hadi bisa memberikan keamanan dan rasa aman perhubungan yang menjadi dambaan rakyat semuanya.

"Juga dapat juga Hadi diposisikan sebagai Menteri PDT, di mana apabila melihat kedekatan TNI dengan rakyat, maka hal tersebut juga menjadi keuntungan bagi pemerintahan Jokowi," pungkas Saiful.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya