Berita

Presiden Vladimir Putin/Net

Dunia

Tidak Hanya Soal Ukraina, Pertemuan Biden-Putin akan Meluas Bahas Timur Tengah dan Pasokan Minyak

SABTU, 04 DESEMBER 2021 | 14:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Masalah terkait NATO akan dibahas dalam pertemuan antara Presiden Joe Biden dan Presiden Vladimir Putin. Keduanya akan memerinci kesepakatan hukum untuk mengecualikan perluasan lebih lanjut NATO ke arah timur.

Pertemuan itu sendiri masih terus digodok, sementara kedua negara sedang beruding untuk mencari waktu tepat. Sumber Kremlin mengatakan, tanggal pertemuan konferensi video Putin dengan Biden telah disetujui sementara dan akan diumumkan setelah diajukan kepada pihak AS.

“Kami sedang mengerjakan kemungkinan kontak antara Putin dan Biden dalam format konferensi video. Kontak ini akan berlangsung dalam beberapa hari. Kami memiliki tanggal dan waktu konkret untuk konferensi video ini. Tetapi lebih baik menunggu sampai semua parameternya disetujui pihak AS. Kami akan mengumumkannya (tanggalnya) secara resmi," kata ajudan Kremlin Yuri Ushakov dalam konferensi pers Jumat (3/12).


Topik yang akan dikupas telah jelas, sebagian adalah tindak lanjut dari pembicaraan Jenewa. Mereka akan berbicara tentang urusan bilateral, isu-isu internasional yang mendesak, termasuk Afghanistan, Iran, krisis intra-Ukraina, dan Libya. Suriah juga akan disinggung," kata Ushakov.

Soal NATO, Ushakov menekankan bahwa Moskow sangat membutuhkan jaminan, perjanjian secara mengikat dari pihak AS bahwa NATO tidak akan berkembang ke arah timur.

Ia mengingatkan soal kesepakatan lama, di mana Uni Soviet dan Rusia diberi jaminan lisan bahwa struktur militer NATO tidak akan meluas ke arah Timur.

“Mengingat situasi tegang saat ini, ada kebutuhan mendesak bagi kita untuk diberikan jaminan yang sesuai, karena tidak bisa terus seperti ini,” tegas Ushakov. "Sulit untuk mengatakan seperti apa bentuk dokumen ini, yang utama adalah kesepakatan tertulis."

Kemungkinan lain bahwa pertemuan Biden-Putin juga akan membahas soal minyak. Ada banyak masalah dalam pasokan minyak.

"Memo yang sesuai sedang disusun, tetapi mungkin ada masalah lain, termasuk pandemi dan perubahan iklim," tambah Ushakov.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya