Berita

Perwakilan tinggi Serbia Milorad Dodik/Net

Dunia

Kunjungan Dodik ke Kremlin: Rusia akan Selalu Dukung Serbia Bosnia

JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 18:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia berjanji akan memberikan dukungan untuk Serbia Bosnia. Bukan saja perlindungan dari tekanan di dalam negeri, tetapi juga tekanan yang datang dari luar.

Dalam pertemuan yang digelar pada Kamis (2/12), Presiden Vladimir Putin mengatakan kepada perwakilan tinggi Serbia, Milorad Dodik, bahwa ia akan membantu negara itu untuk soal pasokan gas.

Yang menarik, pertemuan tersebut luput dari pemberitaan media di tengah ricuhnya situasi atas pembagian wilayah kekuasaan Serbia Bosnia.


Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan, pertemuan tersebut bukan sesuatu yang harus ditutupi. Namun, ituasi yang mendesak yang membuat tim kepresidenan tidak sempat mempublikasikan pertemuan yang disebutnya sebagai 'pertemuan penting dan sangat berarti' itu.

Putin menerima Dodik di Kremlin dalam suasana pertemuan yang hangat dan singkat. Beberapa permasalahan menjadi bahasan kedua petinggi negara, termasuk soal 'proyek ekonomi bersama' terkait pipa gas baru, dan menjanjikan pengiriman gas dan bahan bakar lebih lanjut.

Dodik dalam pidato sebelumnya mengatakan telah sepakat dengan Putin bahwa harga gas saat ini untuk Republika Srpska tidak akan berubah. "(Presiden Putin telah menyatakan dukungannya terhadap  gagasan untuk memperluas pipa gas Balkan Stream ke Republika Srpska," kata Dodik.

Dodik adalah salah satu dari tiga anggota kepresidenan Bosnia yang ditetapkan dalam perjanjian damai yang mengakhiri Perang Bosnia dan membagi negara dan pemerintahannya sebagian besar di sepanjang garis etnis di antara orang Bosnia, Serbia, dan Kroasia.

Dodik berulang kali mengancam pemisahan Republika Srpska dari seluruh Bosnia dan bersumpah untuk mengabaikan otoritas pengawas internasional otoritas sipil di Bosnia, Perwakilan Tinggi Christian Schmidt.

Moskow telah memberikan dukungan diplomatik yang cukup besar kepada Dodik dan tantangannya kepada otoritas pusat Bosnia dan perwakilan tinggi internasional.

Dodik telah mengancam untuk menarik diri dari lembaga-lembaga tingkat negara bagian, termasuk peradilan bersama, militer, dan administrasi pajak Bosnia.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya