Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Laporan Reuters: Pemred Global Times Tuding WTA Memaksa Peng Shuai untuk Menyerang China

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 15:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penangguhan turnamen tenis yang dilakukan Asosiasi Tenis Wanita (WTA) yang semula akan digelar di China karena kasus Peng Shuai, memancing komentar pedas dari pemimpin redaksi media Global Times Hu Xijin.

Lewat cuitan di akun Twitternya, Hu yang dikenal dengan tweet agresifnya mengatakan bahwa WTA sengaja memaksa Peng Shuai untuk mendukung serangan Barat di China.

"WTA memaksa Peng Shuai untuk mendukung serangan Barat terhadap sistem Tiongkok. Mereka merampas kebebasan berekspresi Peng Shuai, menuntut agar deskripsinya tentang situasinya saat ini harus memenuhi harapan mereka," kata Hu dalam sebuah posting yang mengutip pengumuman WTA, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (2/12).


WTA sebelumnya mengumumkan penangguhan seluruh turnamen di China dengan alasan kekhawatiran tentang kesejahteraan Peng, mantan nomor satu dunia ganda, dan keselamatan pemain lain.

"Saya mengumumkan penangguhan segera semua turnamen WTA di China, termasuk Hong Kong," kata kepala WTA Tour Steve Simon pada Rabu (1/12).

Keberadaan Peng menjadi perhatian internasional setelah hampir tiga minggu absen di depan umum setelah dia memposting pesan di media sosial pada awal November, menuduh bahwa mantan Wakil Perdana Menteri China Zhang Gaoli telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

Baik Zhang, yang pensiun pada 2018, maupun pemerintah China tidak mengomentari tuduhan Peng.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya