Berita

Petenis wanita asal Tiongkok Peng Shuai/Net

Dunia

Setelah Kasus Peng Shuai, WTA Batalkan Seluruh Turnamen Tenis di China

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Merujuk pada keselamatan petenis wanita asal Tiongkok Peng Shuai, Ketua Asosiasi Tenis Wanita (WTA) Tour Steve Simon memutuskan untuk menangguhkan semua turnamen di China.

Keputusan tersebut diambil Simon merujuk pada kasus menghilangnya Peng, juara ganda Wimbledon dan Prancis Terbuka berusia 35 tahun, selama lebih dari dua minggu tak lama setelah dirinya membuat pengakuan bahwa mantan wakil perdana menteri Zhang Gaoli yang sekarang berusia 70-an, telah melecehkannya secara seksual selama bertahun-tahun.

"Saya mengumumkan penangguhan segera semua turnamen WTA di China, termasuk Hong Kong," kata Simon pada Rabu, seperti dikutip daei AFP, Kamis (2/11).


"Jauh di lubuk hati, saya tidak bisa melihat atlet kami tetap bersaing di sana sementara Peng Shuai tidak diijinkan berkomunikasi secara bebas dan mendapatkan tekanan agar membantah semua tuduhan penyerangan seksual yang menimpanya," Simon.

WTA telah merencanakan 11 acara di China pada tahun ini, sebelum Covid-19 memaksa semua turnamen dijadwal ulang atau bahkan dibatalkan.

“Mengingat keadaan saat ini, saya juga sangat prihatin dengan risiko yang dapat dihadapi semua pemain dan staf kami jika kami mengadakan acara di China pada 2022," ujar Simon.

Meskipun saat ini Peng telah kembali muncul di hadapan publik, Simon mengatakan dirinya masih meragukan keselamatan petenis itu.

"Saat ini, kita tahu keberadaan Peng, tetapi saya sangat ragu bahwa dia dalam keadaan bebas, aman, dan tidak tunduk pada sensor, paksaan, dan intimidasi," tegas Simon, menambahkan bahwa ia tidak ingin hal serupa terjadi pada pemain lainnya.

Federasi Tenis Internasional (ITF) mengatakan mereka memahami keputusan WTA dan menghormatinya.

"WTA telah berdiri teguh dan setia pada nilai-nilainya sejak awal dan kami memahami keputusan mereka. Kami akan terus memantau situasi dengan cermat," kata ITF dalam sebuah pernyataan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya