Berita

engurus Cabang Istimewa (PCI) NU Australia, Nadirsyah Hosen/Net

Politik

31 PCI NU Usul Muktamar Tetap Digelar 23 Desember, Tapi Virtual

SELASA, 30 NOVEMBER 2021 | 11:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Seluruh kader Nahdlatul Ulama harus menghormati Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar yang memutuskan agar Muktamar ke-34 digelar pada tanggal 17 Desember.

Imbauan tersebut disampaikan Nadirsyah Hosen mewakili Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Australia bersama 30 PCI NU se-dunia dalam keterangan tertulis, Selasa (30/11).

"Kami memandang bahwa marwah Rais Aam, selaku shohibul maqam, harus dijaga dan dihormati, siapapun yang menduduki posisi tersebut," ujar Nadirsyah.


Imbauan tersebut, disampaikan Nadirsyah seiring dinamisnya internal PBNU menjelang muktamar yang akan digelar di Lampung.

Saat Rais Aam memutuskan Muktamar digelar 17 Desember, beberapa pihak lainnya menginginkan muktamar ditunda sampai Januari 2022.

Soal jadwal itu, dikatakan Nadirsyah, 31 PCI NU dunia meminta agar jadwal tidak diubah, yakni digelar pada 23 hingga 25 Desember sesuai jadwal yang ditetapkan pada Musyawarah Nasional (Munas).

"Kami memandang sebaiknya pelaksanaan Muktamar ke-34 tetap dilangsungkan sesuai keputusan Munas yaitu tanggal 23 hingga 25 Desember 2021. Namun mengingat PPKM level 3, sebaiknya muktamar dilakukan secara daring atau virtual," jelasnya.

Dia juga menimbau, di antara dinamika itu, persatuan NU menjadi harga mati yang harus terus diperjuangan dan diprioritaskan.

"Kaidah fiqh Darul Mafasid Muqaddamun ‘ala Jalbil Mashalih harus dipahami dalam konteks saat ini sebagai menolak kerusakan yang timbul akibat perpecahan harus diutamakan ketimbang mencari manfaat dari kontestasi kandidat yang didorong oleh tim sukses," tandasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya