Berita

Lambang BNPT/Net

Nusantara

BNPT Digandeng Muhammadiyah Ciptakan Influencer Islam Moderat

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 01:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengarusutamaan pandangan Islam Wasathiyah atau Islam Moderat didorong Lembaga Kerja Sama dan Hubungan Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah dengan menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Betuk kerjasama PP Muhammadiyah dengan BNPT adalah dengan menggelar pelatihan Da'i/Da'iyah dan aktivis Muhammadiyah untuk mengkampanyekan Islam Wasatiyah di media sosial (medsos).

Ketua LHKI PP Muhammadiyah, KH. Muhyidin Junaidi menjelaskan, pelatihan sudah digelar pada Selasa kemarin (23/11) dengan tema "Kader Perintis Moderasi".


Menurutnya, pelatihan ini dimaksudkan untuk mendorong kaum muda Muhammadiyah agar tampil paling depan dalam mensyiarkan Islam Wasatiyah di medsos.

"Sebagai bagian dari dakwah amar ma'ruf nahi mungkar," ujar Muhyidin dalam keterangan tertulisnya, Selasa malam (24/11).

Ditambahkan Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Syafiq A. Mughni, yang mengingatkan agar dalam bermedia sosial kader Muhammadiyah harus senantiasa mengedepankan tabayyun.

"Dan meng-counter Islamophobia yang sering dihembuskan melalui isu radikalisme dan terorisme," katanya.

Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh LHKI PP Muhmmadiyah sebagai bagian dari pencegahan terorisme dan ekrtrimisme dengan pendekatan holistik.

Mnurut Nurwakhid, maraknya konten dan narasi ekstrim yang dapat menjurus pada aksi terorisme di medsos harus dicegah melalui sinergitas dari semua elemen bangsa.

"Utamanya dari Muhammadiyah sebagai salah satu ormas Islam yang tak lelah mensyiarkan Islam Wasatiyah di tengah-tengah masyarakat," ucap Nurwakhid.

Salah satu narasumber dalam pelatihan tersebut, Wachid Ridwan selaku Sekretaris LHKI PP Muhammadiyah, mengharapkan adanya kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah dalam penguatan Islam Wasatiyah.

"Sebagai contoh, partisipasi masyarakat tinggi dalam pencegahan radikalisme dan ekstrimisme, maka aksi terorisme bisa berkurang," ujarnya.

Narasumber lain, Ai Fatimah selaku Wakil Dekan UHAMKA, menyampaikan pentingnya peran ormas Islam Muhammadiyah dalam mengarusutamakan Islam Wasathiyah, dan mencegah radikalisme dan ekstremisme di kalangan masyarakat Indonesia yang beragam.

"Karena Muhammadiyah  memiliki modal sosial yang cukup kuat," demikian Ai Fatimah menambahkan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya