Berita

Banjir di Tebing Tinggi/Repro

Nusantara

Banjir Masih Menggenangi 10 Wilayah di Tebing Tinggi, Warga Diminta Waspada Cuaca Dua Hari Kedepan

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 00:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bencana hidrometeorologi terjadi di 10 wilayah di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara, hingga Minggu petang (21/11).

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menerangkan, terdapat 10 kelurahan yang tersebar di lima kecamatan teridentifikasi adanya genangan dengan tinggi muka air berkisar 20 hingga 120 cm.

Katanya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebing Tinggi menginformasikan pada Minggu sore (21/11), pukul 17.30 WIB, ketinggian banjir meningkat, yang sebelumnya terpantau sekitar 20 hingga 70 cm.


"Di samping itu, BPBD setempat menyebutkan sebanyak 698 KK terdampak banjir yang terjadi pada pukul 04.00 dini hari waktu setempat," ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya pada Minggu malam (21/11).

Abdul Muhari mengatakan, banjir Kota Tebing Tinggi terjadi setelah hujan dengan intesitas tinggi mengguyur kawasan kota maupun kiriman air dari Kabupaten Serdang Bedagai.

"Hujan dan kiriman air menyebabkan debit air Sungai Padang dan Bahilang meluap," jelasnya.

Untuk wilayah kelurahan yang terdampak di lima kecamatan, disebutkan Abdul Muhari antara lain Kelurahan Tebing Tinggi Lama, Badak Bejuang dan Bandar Utama di Kecamatan Tebing Tinggi Kota.

Selanjutnya, Kelurahan Brohol dan Bandar Sakti di Kecamatan Bajenis, Kelurahan Satria dan Tambangan Hulu di Kecamatan Padang Hilir, Kelurahan Pabatu dan Tualang di Kecamatan Padang Hulu, serta Kelurahan Sri Padang di Kecamatan Rambutan.

Merespons peristiwa ini, Abdul MUhari memastikan BPBD Kota Tebing Tinggi bersama dengan TNI, Polri, dinas terkait maupun relawan telah melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan.

"Petugas juga menyiagakan apabila harus melakukan evakuasi warga menuju ke tempat yang aman," tuturnya.

Namun, melihat prakiraan cuaca pada dua hari ke depan, beberapa wilayah kecamatan terdampak masih berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

"Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi banjir susulan di wilayah yang saat ini masih terjadi banjir," demikian Abdul Muhari.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya