Berita

Data perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia yang dicatata Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per Kamis, 18 November/Repro

Kesehatan

UPDATE COVID-19

NTT Masuk Tiga Besar Penyumbang Tambahan Kasus Aktif Covid-19 Hari Ini, DKI Jakarta Kembali Catat Kematian

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 18:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tambahan kasus konfirmasi Covid-19 pada Kamis petang (18/11) tercatat paling banyak disumbang oleh tiga daerah, dan salah satunya merupakan wilayah bagian timur Indonesia.

Dalam catatannya, Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan secara nasional jumlah kasus positif bertambah sebanyak 400 orang. Sementara, untuk kasus sembuh 464 orang.

Secara detail, tiga provinsi yang paling banyak menyumbang kasus positif baru pada hari ini di antaranya DKI Jakarta sebanyak 100 orang positif, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejumlah 59 orang, dan diurutan ketiga Jawa Barat sejumlah 56 orang.


Namun secara total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah 4.100.321 orang atau sebanyak 96,4 persen dari total kasus positif Covid-19 nasional sebanyak 4.252.345 orang.

Untuk kasus meninggal, Satgas masih mencatat bertambah sebanyak 11 orang. Jika dilihat totalnya, kasus meninggal kini naik menjadi 143.709 orang atau sebesar 3,4 persen dari total kasus positif.

Dilihat secara rinci, provinsi yang menyumbang angka kematian tertinggi pada hari ini adalah Jawa Barat dan Jawa Tengah sebanyak 4 orang.

Sisanya sebanyak 7 orang tersebar di 7 provinsi yang di antaranya Lampung, Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogykarta, Jawa Timur, NTT, Sulawesi Barat dan  DKI Jakarta yang selama beberapa pekan belakangan sama sekali tak mencatat kasus kematian.

Sementara itu, untuk kasus aktif hari ini tercatat berkurang sebanyak 75 orang. Jika dilihat secara total, angkanya kini menjadi 8.315 orang atau sebanyak 0,2 persen dari total kasus positif.

Adapun untuk jumlah orang  yang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 5.465 orang suspek tersebar di 34 provinsi yang terdampak Covid-19.

Pada hari ini, jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 188.928 orang dengan spesimen yang diambil sebanyak 270.228 sampel.

Untuk akumulasi pemeriksaan yang dilakukan di 1.141 laboratorium jejaring Satgas sejak April hingga hari ini, jumlahnya mencapai 34.289.357 orang dengan jumlah spesimen yang diambil mencapai 51.210.917 sampel.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya